Home / Kobar

Rabu, 4 Juli 2018 - 13:33 WIB

Pelaku Trafficking Pangkalan Bun Dibekuk Polisi, Sasaran Korban Para ABG

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kobar meringkus seorang wanita paruh baya bernama Emilia Ningsih alias Emi (40). Warga Jalan GM Arsyad RT 16 Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan (Arsel) ini, diringkus polisi Selasa (3/7), karena menjadi pelaku perdagangan manusia (trafficking) di wilayah Pangkalan Bun. 
Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy melalui Kasatreskrim AKP Tri Wibowo mengatakan, penangkapan terhadap pelaku ini berawal saat anggota menerima informasi dari masyarakat tentang adanya transaksi prostitusi via telpon. 

Baca Juga :  Relawan Kobar Galang Dana Bagi Korban Banjir
Menindaklanjuti laporan ini, anggota kemudian melakukan penyelidikan melalui penyamaran bertindak sebagai pemesan (boking) cewe yang dijual pelaku. Saat itu anggota menghubungi pelaku, kemudian melakukan transaksi. Saat transaksi ini, pelaku kemudian memperlihatkan poto korban berinisial PE kepada anggota kemudian menentukan lokasi transaksi prostitusi di salah satu hotel di Pangkalan Bun. 

“Karena sesuai dengan kesepakatan transaksi, anggota buser dan PPA kemudian ke hotel. Dan langsung mengamankan pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,”ungkap Tri Wibowo Rabu (4/7).

Atas perbuatannya ini, pelaku dijerat pasal 2 ayat 1 Undang-Undang RI  No 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (hm)

Share :

Baca Juga

Kobar

Tak Jera, Juru Parkir Kembali Terciduk Jualan Sabu

Kobar

Bus Damri Jurusan Pangkut Terguling 

Kobar

Kantongi Izin Seruyan,Tambang Galena Ini Diduga Nekat Beroperasi di Wilayah Kobar

Kobar

Kodim Pangkalan Bun Sosialisasi Penerimaan Calon Tamtama

Kobar

Dua Budak Sabu Dibekuk Polisi

Kobar

Tiga Pelaku Pencuri dan Penadah Ponsel Diringkus Polisi

Kobar

Parah..Oknum Guru SD di Kobar Produksi Miras, Terbongkar Saat Digerebek Satpol PP

Kobar

TMMD Kodim 1014 Pangkalan Bun Diarahkan Pada Peningkatan Infrastruktur
error: Content is protected !!