Home / Kotim

Senin, 4 Juni 2018 - 20:08 WIB

Mulai H-7, Polres Kotim Imbau Truk CPO Stop Beroperasi Sementara

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Polisi Resort (Polres) Kotim mengimbau kepada perusahaan pemilik truk angkutan crude palm oil (CPO) agar berhenti (off) beroperasi sementara menjelang lebaran. Terutama di H-7 sebelum lebaran.
Imbauan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas (lakalantas) baik pada arus mudik maupun balik lebaran. Karena pada saat itu volume kendaraan masyarakat khususnya roda dua dan empat dipastikan meningkat di ruas jalan. 

Hal ini diungkapkan oleh Wakapolres Kotim Kompol Dhovan Oktavianton kepada sejumlah awak media Senin (4/6). Dhovan mengatakan, imbauan itu disampaikan untuk mengantisipasi kecelakaan jalur darat. Karena biasanya jelang lebaran, arus lalu lintas meningkat tajam. Khususnya para pengendara roda dua dan empat. 

Baca Juga :  Wow!! Miras Jenis Anker Bir Dijual Bebas di Hypermart Sampit
“Untuk itu, kami dari kepolisian mengeluarkan imbauan kepada truk besar,khususnya truk tangki bermuatan CPO milik perusahaan, agar off dulu beroperasi. Imbauan ini sifatnya hanya sementara arus mudik lebaran. Mengingat pada arus mudik ini volume kendaraan para pengguna jalan dipastikan meningkat,” ujarnya kepada KaltengEkspres.com. 

Sementara untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas, pihaknya akan menambah pos penjagaan. Tidak hanya dalam kota, melainkan juga diluar kota.(MR).

Share :

Baca Juga

Kotim

BKSDA Imbau Warga Tetap Waspada Buaya

Kotim

Dukung Baksos di Kejati, Kejari Kotim Berangkatkan 35 Penderita Katarak

Kotim

Nyawa Warga Parebok Melayang Usai Menabrak Jalan Berlobang

Kotim

Ayo! Usai Pal 12, Giliran Lokalisasi Tangar dan Parenggean Bakal Ditutup

Kotim

Sikapi Anjloknya Harga Karet, DPMD Kalteng Bakal Bentuk Asosiasi Bumdes

Kotim

Ketua Komplotan Curanmor Kota Besi Dibekuk Polisi di Seruyan

Kotim

Apes!! Lepas Kendali, Mobdin Seruyan Nyemplung ke Parit

Kotim

Dianggap Melecehkan Kotim, Cuitan Akun Priyanto di Medsos FB Dipolisikan Warga
error: Content is protected !!