Home / Seruyan

Rabu, 16 Mei 2018 - 15:49 WIB

Warga Seruyan Gelar Aksi Solidaritas Bersama Untuk Surabaya

KUALA PEMBUANG, KaltengEkspres.com –  Bentuk empati terhadap insiden teror bom yang terjadi di Kota Pahlawan Surabaya, warga Kabupaten Seruyan yang tergabung dalam beberapa organisasi menggelar aksi solidaritas bersama sebagai bentuk dukungan kepada Polri dalam memberantas aksi terorisme dan tindakan radikalisme, Selasa (15/05/2018) malam.  

Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Gagah Lurus Kuala Pembuang ini, dihadiri para pemuda dari berbagai kelompok dan organisasi kepemudaan bersama tokoh agama, tokoh masyarakat dan jurnalis.

“Kami mendukung Polri, TNI dan pemerintah untuk memberantas berbagai bentuk kekerasan dan terorime,” kata Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Lafran Pane Universitas Darwan Ali (Unda) Seruyan, Radianor seusai kegiatan tersebut. 

Baca Juga :  Sekda Ingatkan FKUB Berperan Aktif Selesaikan Masalah di Masyarakat

Ia menerangkan, aksi solidaritas itu diikuti oleh pemuda yang berasal dari HMI, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unda Seruyan, Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Unda Seruyan, Laskar Nusantara (Lanusa), Seruyan Bike Club (SBC), Karang Taruna, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).




Aksi solidaritas yang mengusung tema “Pray For Surabaya, Kami Tidak Takut Teroris” berisi doa bersama dan orasi kebangsaan oleh masing-masing perwakilan kelompok dan organisasi kepemudaan.

Baca Juga :  Gasak Ponsel Warga, Didik Dibekuk Polisi

Selain orasi, para peserta yang hadir menyatakan sikap bersama dan membubuhi tanda tangan pada spanduk sebagai bentuk dukungan kepada Polri untuk menindak tegas pelaku kekerasan, aksi teror dan penyebar paham radikalisme di Indonesia.

Radianor yang juga koordinator aksi solidaritas menegaskan, aksi solidaritas juga dilakukan sebagai bentuk kecaman terhadap aksi terorisme yang mengatasnamakan agama.

“Kami mengutuk dan mengecam aksi terorisme yang tidak berperikemanusiaan yang mengatasnamakan agama, karena tidak ada agama yang memerintahkan umatnya untuk melakukan kekerasan seperti yang telah terjadi,”ujarnya. (vs)

Share :

Baca Juga

Seruyan

Warga Tangkap Buaya Besar Berukuran 4 Meter di Aruta

Seruyan

Bupati Seruyan Tinjau Pelaksanaan Tes CPNS

Seruyan

Bupati Seruyan Lantik 30 Ketua BPD

Seruyan

Dewan Sayangkan Terjadinya Penumpukan Guru di Kuala Pembuang

Seruyan

Dewan Imbau Diskan Lestarikan Spesies Ikan Seruyan

Seruyan

Tiga Warga Kalang Tewas Usai Menghirup Gas Beracun

Seruyan

Pjs Bupati Harapkan Investor Sinergi Dalam Meningkatkan Pembangunan Daerah

Seruyan

Lama Terbengkalai, Atap Kantor Bangunan PLTU Akhirnya Digondol Maling