



Perencanaan pembangunan sendiri dapat dimulai dari pembuatan master plan untuk penataan kawasan pembangunan fasilitas pariwisata hingga kawasan investasi pariwisata seperti perhotelan atau restoran.
“Begitu perencanaannya sudah matang, maka kita dari provinsi siap membantu anggaran, kalau perlu pada 2019 nanti kita bisa bantu anggaran Rp50 miliar hingga Rp100 miliar untuk pengembangan kawasan pesisir,” terangnya.
Gambaran awal pengembangan pariwisata akan dilakukan di perbatasan kawasan pesisir pantai kedua kabupaten. Keduanya sepakat melakukan rapat di Sampit, Kotim pada 14 Februari 2018 mendatang untuk membahas pengembangan sektor pariwisata di kawasan pesisir secara bersama-sama sesuai instruksi dari Gubernur Kalteng