Home / Kotim

Kamis, 14 Desember 2017 - 17:46 WIB

Wow!! Nelayan Desa Sei Ijum Raya Tangkap Ikan Pari Raksasa

SAMPIT, KaltengEkspres.com Desa Sei Ijum Raya Kecamatan Mentaya Hilir Selatan mendadak heboh,pada Kamis (14/12/2017). Ini karena nelayan setempat menangkap seekor ikan pari berukuran jumbo hampir seberat 100 kilogram (kg). Ikan tersebut ditangkap pada saat nelayan melaut pagi harinya, di kawasan lepas pantai Ujung Pandaran.

Warga saat mengevakuasi ikan kedaratan

Anang Salam, salah seorang nelayan setempat mengungkapkan, ikan tersebut ditangkap oleh Usman, rekannya sesama nelayan. “Usman sempat berjibaku saat berusaha menangkap ikam pari yang terjebak jala nelayan,” katanya.

Baca Juga :  Peduli Sosial, PT IPP dan TIFC Group Bagikan Ratusan Paket Sembako kepada Warga Desa Bumi Harjo

Saat alat penangkap ikan nelayan tersebut terasa sangat berat untuk diangkat, pihaknya tidak menyangka kalau itu adalah seekor ikan pari yang sangat besar. “Kami belum pernah menangkap ikan pari sebesar ini,” kata Anang Salam saat dihubungi vìa telpon (ponsel) Kamis (14/12/2017).

Baca Juga :  Pasutri Terlibat Komplotan Jaringan Pengedar Sabu di Kotim

Karena beratnya ikan tersebut, Usman serta sejumlah nelayan  yang terlibat dalam penangkapan tidak bisa mengangkat, sehingga harus dibawa dengan cara diseret di air, setelah tiba di perkampungan nelayan baru diangkat beramai-ramai.

“Barulah setelah sampai kampung pada sore harinya ikan tersebut dipotong sebagian  agar bisa diangkut ke penjualan,”ungkap Anang Salam. (FR)

Share :

Baca Juga

Kotim

Tokoh Kotim Soroti Ketidak Akuran Antara Dewan dan Pemkab Kotim

Kotim

Jiwa Satu Kesatuan Muncul di TMMD Kodim 1015 Sampit

Kotim

Bawa Tujuh Paket Sabu, Bandar Ini Dibekuk Polisi

Kotim

Edar Dua Paket Sabu, Warga Baamang Tengah Diringkus Polisi

Kotim

Dua Truk Terlibat Tabrakan, Satu Sopir Terpental dari Kabin Hingga Tewas

Kotim

Korban Tenggelam Ces Terbalik di Kuayan Ditemukan Tak Bernyawa

Kotim

Duh!! Paling Mendominasi, Kasus Narkoba di Kotim Mengerikan

Kotim

Pembangunan Pos Terpadu Terus Digenjot