Apes!! Nantang Duel, Pria di Kotim Ini Malah Kena Bacok

SAMPIT, KaltengEkspres.com M Rosid (22) tersungkur tak berdaya usai di bacok sebanyak empat kali oleh pelaku M Gazali Rahmanor alias Nonor (34) menggunakan senjata tajam (sajam) jenis parang, Minggu (17/12/2017). Akibat luka bacok tersebut warga Jalan Sukabumi Gang Fitrah RT 9 Kelurahan Baamang Hilir ini, terpaksa harus dilarikan ke RSUD Murjani Sampit. Sementara pelaku Nonor diamankan di Mapolsek Baamang untuk mempertanggunjawabkan perbuatannya.

Sumber yang dihimpun Kalteng Ekspres.com di lapangan menyebutkan, kejadian pembacokan ini berawal, saat korban M Rosid ini mendatangi rumah pelaku yang berada tidak jauh dari rumahnya dalam kondisi mabuk sambil membawa sebilah golok (parang) pada Minggu (17/12/2017) dini hari, sekitar pukul 03.30 Wib.

Pelaku saat diamankan di Mapolsek Baamang pagi tadi.

Saat berada didepan rumah pelaku ini, korban berteriak menantang pelaku agar keluar rumah untuk duel dengannya. Sementara saat itu pelaku Nonor berada di dalam rumahnya dan tidak bersedia keluar.

Karena pelaku tidak bersedia keluar rumah dan duel dengannya. Korban kemudian melempari kaca jendela rumah pelaku dengan kayu dan batu. Sehingga mengakibatkan kaca jendela depan rumah pelaku pecah. Prilaku korban yang memecahkan kaca jendela rumahnya ini, membuat pelaku geram dan langsung keluar rumah dengan membawa sebilah golok, saat itu korban sempat melarikandiri. Namun pelaku langsung mengejar dan membacok korban sebanyak empat kali dibagian kaki dan kedua tangannya. Akibat luka bacokan ini, korban langsung tersungkur tak berdaya setelah itu pelaku langsung melarikandiri.

Fendi, salah seorang warga setempat mengakui adanya kejadian tersebut. Menurut dia M.Rosid ini awalnya mendatangi rumah Nonor, dalam kondisi mabuk dan membawa parang. Ia teriak-teriak menyuruh Nonor keluar rumah. Saat itu Nonor tidak keluar rumahnya.

“Setelah dipecahkan kaca jendela rumahnya, baru Nonor marah dan keluar rumah membawa parang langsung membacok Rosid ini,”ujarnya kepada Kalteng Ekspres.com.

Terpisah Kapolsek Baamang AKP Agus Tri saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut,  seusai kejadian pelaku sempat melarikandiri. Sehingga akhirnya berhasil diringkus pihaknya sekitar pukul 06.00 Wib pagi. Seusai diringkus pelaku langsung digelendang ke Mapolsek Baamang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Juga :  Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok Empat Remaja Menggunakan Balok

“Saat ini pelaku Nonor serta barang bukti (barbuk) sajam jenis parang sudah diamankan di Mapolsek Baamang. Sedangkan korban M.Rosid luka parah dan sudah di evakuasi ke RRUD Murjani Sampit untuk mendapatkan perawatan medis,”ungkap Agus Tri kepada Kalteng Ekspres.com Minggu (17/12/2017).

Akibat perbuatannya ini pelaku dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat (Anirat) dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (MR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here