Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Kobar Bakal Diselidiki Tim Gabungan

PANGKALAN BUN, Kaltengekspres.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat segera mengusut fenomena kelangkaan gas subsidi ukuran 3 kilogram (Kg) di wilayah Pangkalan Bun dan sekitarnya. Seperti diketahui, warga Kobar mengeluh kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg sebulan terakhir.

Wakil Bupati (Wabup) Kobar Ahmadi Riansyah saat ditemui Kaltengekspres.com di ruang kerjanya mengaku, kelangkaan gas melon turut menjadi perhatian Pemkab Kobar. Mengingat barang subsidi dari pemerintah pusat itu sangat bernilai bagi masyarakat termasuk di Bumi Marunting Batu Aji.

“Pemkab Kobar segera menurunkan tim gabungan untuk mencari tahu penyebab langkanya gas elpiji 3 kg,”ungkap Ahmadi.

Lebih lanjut Ahmadi menerangkan, tim yang akan diturunkan oleh Pemkab Kobar ditugaskan untuk mengusut, apakah ada pihak tertentu yang sengaja membuat gas itu langka dengan cara ditimbun atau cara lainnya. Dengan tujuan bisa meraup keuntungan lebih dari fenomena langkanya gas melon dimana harganya turut melambung.

“Jika ada yang bermain pasti akan kita tindak. Dan kita akan berkoordinasi dengan pihak aparat penegak hukum misalnya kepolisian,”papar Ahmadi.

Sementara dari segi hukum, Kasat Reskrim Polres Kobar, AKP Tri Wibowo mengatakan, pihak kepolisian juga akan melakukan penyelidikan terkait kelangkaan gas melon di Kobar.

Tri pun mengaku siap membantu pihak Pemkab Kobar untuk mengusut kelangkaan gas 3 kg seperti yang diutarakan oleh Wabup Ahmadi Ryansyah yang ingin berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

“Kita akan lakukan penyelidikan untuk mencari tahu apakah ada unsur pidana atau tidak,”ujarnya Rabu (8/11/2017).(Ghy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here