Home / Kobar

Kamis, 7 September 2017 - 22:24 WIB

Pemkab Kobar Larang Kios Jual Gas LPG 3 Kg

PANGKALAN BUN, Kaltengekspres.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar), secara tegas telah memberlakukan larangan kepada pedagang pemilik kios untuk menjual gas elpiji berukuran 3 kilogram (kg). Larangan tegas ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah, kepada Kaltengekspres.com, seusai menghadiri kegiatan akreditas Puskesmas Kumai Kamis (7/9).
Ahmadi mengatakan, sesuai aturannya gas elpiji 3 kg itu tidak boleh dikomersilkan, karena peruntukan khusus bagi masyarakat kurang mampu. Oleh sebab itu kata dia, gas berukuran ini tidak boleh diecer atau dijual bebas oleh para pedagang pemilik kios baik kecil maupun besar di Kobar ini. Jika hal itu terjadinya, dampaknya penyaluran gas berukuran itu akhirnya tidak tepat sasaran. Sehingga akhirnya warga yang mampu ekonominya juga bisa turut menikmatinya.

“Karena itu lah, kelangkaan dan melonjaknya harga gas elpiji ukuran 3 kg di Kobar ini disebabkan oleh beredarnya gas ukuran tersebut di kios-kios pedagang. Padahal itu tidak dibolehkan. Seharusnya gas ukuran itu hanya disalurkan oleh agen atau pangkalan. Jika sudah dijual di kios pasti harga menjadi naik,”ungkap Ahmadi.

Ahmadi menerangkan, untuk menyikapi permasalahan ini pihaknya sudah menggelar rapat dengan para  SPBE, agen dan pangkalan yang ada di Kobar dua hari terakhir ini. Dalam rapat itu telah diungkapkan para agen dan pangkalan, bahwa suplai dan penyaluran gas berukuran 3 kg tidak ada pengurangan di Kobar. Namun karena banyaknya para pengecer dikios yang membeli dari agen dan pangkalan dengan jumlah besar, kemudian menjual kepada masyarakat, akhirnya gas ukuran 3 kg ini seolah-olah berkurang. Bahkan, dinaikan seenaknya dari harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.

“Untuk menanggulangi masalah ini, dalam waktu dekat kita akan mengeluarkan surat peringatan yang berisi larangan. Jika tidak digubris juga nanti kita akan menggelar razia penertiban terhadap para pedagang pemilik kios yang menjual gas elpiji ukuran 3 kg ini,”papar Ahmadi.

Selain para pedagang kios, lanjut Ahmadi, larangan tersebut juga diberlakukan bagi aparat . Baik itu aparat TNI, dan Polri serta lainnya, kemudian pegawai negeri sipil (PNS).

“Ini diberlakukan guna mencegah terjadinya penyalahgunaan penyaluran gas elfiji ukuran 3 kg bagi masyarakat Kobar. Sehingga ke depan bisa benar-benar tepat sasaran,”tegas Ahmadi.(hm)

Share :

Baca Juga

Kobar

Pesta Miras, 16 Remaja Digaruk Satpol PP Kobar

Kobar

Sttt!! Ada Yang Ganjil Disidang ASN, MH Ikut Mencecar Saksi Dengan Pertanyaaan Menyudutkan

Kobar

BNNK Kobar Gagalkan Penyelundupan Sabu Jaringan Antar Pulau

Kobar

Giliran Pemilik Lahan Tambang Emas Illegal Ditetapkan Tersangka

Kobar

Peringati Sumpah Pemuda, Bupati Ajak Pemuda Berkreasi

Kobar

KPUD Kobar Sosialisasi Pemilih Remaja Melalui Daring 

Kobar

Tiga Honorer Dishub Kobar Terancam Sanksi

Kobar

48 Rumah dan Sekolah di Dua Kecamatan Direndam Banjir
error: Content is protected !!