Home / Daerah / Seruyan

Jumat, 15 September 2017 - 13:51 WIB

Gara-gara Ini, Jalan Penghubung Tiga Kecamatan di Seruyan Harus Dipindah

KUALA PEMBUANG, Kaltengekspress.com – Jalan penghubung antara kecamatan, yakni Seruyan Tengah, Seruyan, Tumbang Manjul dan Suling Tambun rencananya akan di pindah ke pesisir Sungai Seruyan. Pasalnya, pemerintah mengalami kesulitan untuk membangun jalan sesuai rencana jalur semula.

Ada sekitar 60 kilometer jalan yang masuk dalam daerah HPH, sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan menjadi kesulitan untuk membenahi jalan tersebut. Karena untuk melakukan itu harus melalui prosedur pinjam pakai kementerian.

“Sehingga pemkab harus mengambil alternatif terkait permasalahan jalan yang sering dikeluhkan masyarakat ini dengan cara memindah posisi jalan tersebut. Ada alternatif yang sudah saya rencanakan dan direspon oleh HPH dan siap dibantu untuk surveinya, kita mau pindahkan atau geser jalan itu ke pesisir Sungai Seruyan,” kata Bupati Seruyan, H. Sudarsono, Jumat (15/9).

Baca Juga :  Susun APBD 2019, Pemkab Gelar Fokus Group Discussion

Menurut Sudarsono, apabila jalan itu dipindah maka akan ada beberapa keuntungan, salah satunya akan ada tiga desa yang terakses langsung dengan jalan tersebut, yaitu Desa Pangke, Penyompa dan Mojang Baru.

“Untuk jangka panjang, pariwisata juga kita dapat kita manfaatkan seperti riam yang ada di sepanjang Sungai Seruyan antara Manjul dan Rantau Pulut. Jadi jalan itu nanti hanya 50-100 meter sehingga orang yang melintas dapat melihat langsung ke sungai,” jelas dia.

Baca Juga :  Merusak Lingkungan, Aparat Gabungan Hentikan Aktivitas Penambang Illegal di Katingan

Orang nomor satu di Bumi Gawi Hatantiring ini menambahkan, apabila jalan penghubung itu dipindahkan maka secara otomatis keluar kawasan HPH dan tidak memerlukan izin pinjam pakai.

“Harusnya Agustus tadi kita sudah melakukan survei lapangan, sekaligus membuat rintisan jalan badan jalan. Tapi karena kendala cuaca yang tidak dapat ditebak, sehingga membuat tim survei sulit turun, semoga nanti bisa secepatnya di ukur,” kata Sudarsono. (vs)

Share :

Baca Juga

Kotim

Touring di Kotim, Wakapolda Terima Piagam Rekor Muri

Barito

Satgas TMMD Kodim 1012, Laksanakan Penyuluhan Perikanan dan Peternakan

Barito

Pastikan Alat Berat Aman, Satgas TMMD Tidur di Tenda

Kobar

Berduaan di Kamar Kos, Pasangan Mesum Digerebek Satpol PP

Katingan

Tragis, Pengendara Motor di Katingan Ini Tewas Dilindas Truk

Seruyan

DPRD Seruyan Dukung Pemkab Wujudkan KLA

Barito

Kegiatan Non Fisik TMMD, Kesbangpol Bartim Beri Penyuluhan Bela Negara

Kotim

Warga Baamang Hulu Ditemukan Tewas di Kamar