Home / Kobar

Selasa, 26 September 2017 - 08:23 WIB

Dijamin Pemkab Kobar, Akhirnya Empat ASN Bebas Dalam Masa Penangguhan

PANGKALAN BUN, Kaltengekspres.com – Empat aparatur sipil negara (ASN), yang ditahan Polda Kalteng terkait kasus dugaan pemalsuan surat tanah dan penyerobotan lahan percontohan balai benih pertanian di Jalan Padar Karya Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan (Arsel), akhirnya dibebaskan penahanan serta dikembalikan ke daerah asalnya pada Senin (25/9/2017), sore.

Keempatnya ini dibebaskan dalam masa penangguhan dengan jaminan oleh Pemkab Kobar melalui Bupati Kobar.

Bupati Kobar Hj Nurhidayah ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya pembebasan masa penahan terhadap empat ASN Kobar tersebut. Menurut dia, keempatnya dibebaskan setelah Pemkab Kobar menyampaikan surat permohonan penangguhan penahanan, dengan jaminan dirinya sebagai Bupati Kobar yang bertanggungjawab.

“Iya sudah dibebaskan, sorenya. kita lihat proses selanjutnya aja dan jangan berandai dulu mereka bisa bebas mutlak, karena yang pasti posisi sebagian dari ASN itu sudah ada di Pangkalan Bun. Yang pasti sejauh ini Pemkab Kobar sudah berusaha untuk membantu penangguhan penahanan. Saat ini mereka sudah proses pulang menuju Kobar,”ungkap Nurhidayah Senin (25/9) malam.

Baca Juga :  Motori Penguatan Aksi Germas, Dinkes Galang Komitmen SOPD Kobar
Terpisah Dirkrimum Polda Kalteng Kombes Ignatius Agung Prasetyo ketika dikonfirmasi dihari yang sama belum bersedia memberikan keterangan.

Sebagaimana diketahui sebelumnya empat ASN Kobar yang ditahan ini, yakni Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dinakeswan) Rosihan Pribadi dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Akhmad Yadi, Sekretaris Dinas Tanaman Pangan Holtikuktura dan Perkebunan (DTPHP) Lukman serta Bidang Aset (DTPHP) Milawati.

Baca Juga :  Hindari Tabrakan, Truk CPO Terguling Hingga Membuat Kemacetan Panjang

Keempatnya ini ditahan Polda Kalteng Jumat (22/9) lalu,setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan, dan dianggap terbukti bersalah oleh Polda Kalteng dalam kasus dugaan pemalsuan surat tanah dan penyerobotan demplot lahan percontohan balai benih pertanian di Jalan Padat Karya Kelurahan Baru tersebut. (hm)

Share :

Baca Juga

Kobar

Pemkab Kobar Gelar Rapat Teknis Persiapan Evakuasi di Kumai

Kobar

Korban Kelotok Tenggelam Ditemukan Tak Bernyawa

Kobar

Pasien Covid-19 Kobar Bertambah Lagi 14 Orang, Dua Diantaranya Pejabat

Kobar

Rumah Warga Sidorejo Berkobar

Kobar

Polsek Aruta Tegaskan Isu Kayau Hoaks

Kobar

PN Pangkalan Bun Tolak Seluruh Gugatan Warga 

Kobar

Puluhan Rumah Warga Kelurahan Baru Direndam Banjir

Kobar

Kapolda Tegaskan Tangkap Pembakar Lahan