



KASONGAN, KaltengEkspres.com – Hasil produksi pertanian di Kecamatan Katingan Kuala dan Mendawai saja sudah bisa memenuhi kebutuhan masyarakat se-Kabupaten Katingan pertahunnya. Hal ini diutarakan Bupati Katingan Sakariyas ketika menghadiri kegiatan di Aula Bappelitbang Katingan, Kamis (4/11/2021).
Sakariyas mengatakan, keberhasilan masyarakat di dua wilayah kecamatan paling selatan (hilir) Katingan selain memiliki lahan pertanian pasang surut yang sangat luas, panennya pun bisa dua hingga tiga kali pertahun.
“Sehingga, hasilnya pun bukan hanya memuaskan saja, tapi juga dapat memenuhi kebutuhan untuk konsumsi puluhan ribu jiwa masyarakat Katingan,” ujarnya.
Bahkan, bukan hanya bisa memenuhi kebutuhan masyarakat setempat saja, tapi juga berkelebihan (surplus). Kalau menurut data di Dinas Pertanian, Katingan sejak tahun 2010 silam sudah mengalami surplus beras, dengan kisaran sekitar belasan ton pertahun.
Tentunya, besar hasil panennya per sekali panen, dua kali panen maupun panen yang ketiga, baik berupa gabah maupun yang sudah menjadi beras, para petani di dua wilayah kecamatan itu, utamanya kecamatan Katingan Kuala yang wilayahnya berhadapan dengan laut Jawa tersebut, para petaninya menjual sebagian hasil panennya ke daerah lain.
“Seperti ke daerah Banjarmasin Kalsel dan ke Sampit Kabupaten Kotawaringin (Kotim),” terang orang nomor satu di Bumi Penyang Hinje Simpei ini.
Setelah dibeli oleh daerah lain, beras Katingan tersebut dikemas, lalu dijual lagi ke beberapa daerah lainnya, termasuk dijualnya ke Kabupaten Katingan. (MI)