



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com– Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Hj Mukarramah mengingatkan, agar Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui instansi terkait agar berhati – hati dalam mengevaluasi simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.
“Penerapan PTM tentu berbeda dengan metode pembelajaran daring, karena dari segi interaksi PTM lebih kompleks dan intens,” ungkapnya, Minggu (17/10/2021).
Terlepas dari itu, ia menyambut baik pelaksanaan simulasi PTM terbatas yang dilaksanakan oleh Pemko Palangka Raya.
“Selama pandemi, peserta didik hanya mengikuti metode pembelajaran daring melalui aplikasi pada ponsel pintar. Sejauh ini metode daring dirasa kurang optimal,”ujarnya.
Terkait evaluasi PTM terbatas ini lanjut dia, harus dilakukan dengan cermat, disisi lain perlu ditangani serta ditindak lanjuti dengan segera dan tuntas.
“Jika ada permasalahan yang ditemukan, maka harus di koordinasikan dengan atasan dan atasanpun bisa memberikan petunjuk, sehingga hal- hal yang tidak diinginkan dapat dicegah sejak dini sebelum menjadi masalah besar,”tandasnya. (as/hm)