



PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Begoyap dan Bejaja Wadai yang rutin diadakan oleh Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terpaksa harus ditutup lebih awal, Senin 23 Maret 2020. Hal ini langsung disampaikan Lurah Raja Rangga Lesmana,
Dikatakan, event-event tersebut rutin dilaksanakan setiap bulan, namun terkait kondisi global yang rawan Covid-19 pemerintah melalui edaran bupati menunda kegiatan yang bersifat mengumpulkan orang banyak.
“Jadi kami di Kelurahan Raja yang setiap bulannya rutin melaksanakan dan Menjaja Wadai dan Begoyap ditunda karena bagaimanapun juga kesehatan dan keselamatan masyarakat prioritas utama kita,” ucap Rangga Lesmana kepada Kalteng Ekspres.
Berkaitan dengan kondisi saat ini kami menghimbau kepada semua masyarakat terutama yang ada di Kelurahan Raja, untuk para pelaku usaha tolong dibantu sediakan akses untuk cuci tangan.
“Kita tidak tahu masa inkubasi Covid-19, paling tidak selama 14 hari lebih baik berdiam di rumah untuk memutus mata rantai virus tersebut. Selain itu menjaga kebersihan diri pribadi itu salah satu cara utama biar menekan perluasan wabah,” terang Rangga Lesmana. (yus)