Wagub Lepas Kafilah MTQ KORPRI Kalteng

Wagub Kalteng Edy Pratowo saat melepas secara simbolis kafilah MTQ KORPRI Kalteng, Jumat (21/8) malam. (Foto : IST)

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menghadiri sekaligus melepas Kafilah Kalteng yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan pelepasan berlangsung di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (21/8/2026).

Turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden, Asisten Administrasi Umum Setda Kalteng Sunarti, sejumlah Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalteng, serta para peserta kafilah dan pendamping.

Dalam sambutannya, Edy Pratowo mengatakan, keberangkatan Kafilah Kalteng merupakan sebuah kehormatan sekaligus kesempatan untuk membawa nama baik Kalimantan Tengah dalam ajang MTQ KORPRI Tingkat Nasional.

“Keberangkatan Saudara-saudara sekalian merupakan kehormatan sekaligus kesempatan untuk membawa nama Kalimantan Tengah dalam ajang nasional,” ujar Edy.

Menurutnya, MTQ KORPRI tidak hanya menjadi wadah untuk mengasah kemampuan dalam seni baca, tulis, dan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat persaudaraan antaranggota KORPRI se-Indonesia.

Karena itu, Edy berpesan agar seluruh kafilah dapat menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh semangat dan percaya diri, serta tetap menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.

“Saya percaya, pengalaman dan persiapan yang telah Saudara-saudara miliki menjadi bekal untuk memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kalimantan Tengah,”ucapnya.

Pada kesempatan ini, Edy menitipkan sejumlah pesan kepada para peserta selama mengikuti kegiatan di Sulawesi Selatan.

Pertama, menjaga kekompakan dan kebersamaan antara peserta, pendamping, dan ofisial. Menurutnya, sikap saling mendukung dan menguatkan diperlukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik.

Kedua, menjaga kesehatan dan stamina sejak keberangkatan, selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, hingga kembali ke Kalimantan Tengah. Kondisi fisik dan mental yang baik dinilai akan membantu para peserta tampil secara optimal.

Ketiga, memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya serta menghindari kegiatan yang tidak diperlukan dan dapat mengganggu konsentrasi. Dengan demikian, seluruh peserta dapat fokus memberikan penampilan terbaik pada setiap cabang yang diikuti.

“Saya berharap Kafilah Kalimantan Tengah tidak hanya pulang membawa prestasi, tetapi juga membawa pengalaman, silaturahmi, dan semangat baru untuk terus meningkatkan kemampuan,”tandasnya. (Ro)

Berita Terkait
<