



KUALA KURUN, KaltengEkspres.com – Puluhan calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) resmi memasuki pemusatan pendidikan dan latihan (pusdiklat), dengan sistem karantina yakni Desa Bahagia.
“Ada 55 calon anggota paskibraka yang mengikuti pusdiklat selama belasan hari,” kata Asisten I Setda Ruby Haris, Rabu (5/8/2026) sore.
Ia menjelaskan, Pusdiklat Desa Bahagia ini bukan untuk menyiksa atau membebani fisik dari calon paskibraka, tapi dibentuk untuk menempa mental, menanamkan disiplin yang tinggi, memupuk rasa persaudaraan serta pertebal wawasan kebangsaan dan cinta tanah air calon anggota paskibraka.
“Pelaksanaan pusdiklat yang dipusatkan di Kota Kuala Kurun. Calon paskibraka yang berasal dari berbagai SMA sederajat belajar arti kerjasama tim, tanggung jawab serta pengorbanan,” terangnya.
Sejak melangkah masuk ke pusdiklat, lanjut dia, seluruh calon paskibraka wajib menanggalkan ego pribadi dan tidak ada lagi perbedaan asal sekolah, suku maupun latar belakang keluarga mereka.
“Tugas besar telah menanti, sebab keberhasilan pengibaran dan penurunan bendera pusaka pada upacara peringatan HUT ke-81 RI, nanti ditentukan oleh kesungguhan mereka dalam berlatih,” ujarnya.
Ia mengingatkan calon paskibraka agar senantiasa mematuhi segala aturan maupun instruksi dari tim pelatih, jaga kesehatan dengan pola makan yang teratur, serta menjaga kekompakan antar peserta selama pusdiklat berlangsung.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gumas Jhonson Ahmad menyampaikan, dari 144 pendaftar awal, 55 peserta dinyatakan lolos seleksi akhir pada tingkat kabupaten, yang terdiri dari 35 putra dan 20 putri.
“Seluruh peserta tersebut menjalani pusdiklat untuk persiapkan fisik, mental, disiplin serta kemampuan teknis baris-berbaris yang prima, demi mengemban tugas mengibarkan maupun menurunkan bendera pusaka,” jelasnya.
Ia menambahkan, pusdiklat ini melibatkan empat orang tim pelatih dari unsur TNI dan Polri, serta dua orang tim medis dan kesehatan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kuala Kurun.
Selanjutnya, juga ada delapan orang pamong serta pendamping khusus purna paskibraka Indonesia dan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia, ditambah 12 personel tim sekretariat dari Badan Kesbangpol Kabupaten Gumas.
“Kami berharap seluruh rangkaian pusdiklat dapat berjalan lancar hingga tuntas, sehingga 55 calon paskibraka siap bertugas pada peringatan HUT ke-81 RI mendatang,” tandasnya. (sa)