Bupati Gumas Lantik Ratusan ASN, Tekankan Disiplin Kerja 

Bupati Gumas Jaya Samaya Monong saat melantik ratusan ASN pada jabatan administrator, pengawas, fungsional dan kepala puskesmas, di GPU Damang Batu, Rabu (22/7/2026) sore. (Foto :sa)

KUALA KURUN, KaltengEkspres.com – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong melantik dan mengambil sumpah janji 145 Aparatur Sipil Negara (ASN) pada jabatan pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, dan kepala puskesmas, di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas.

“Ratusan ASN yang saya lantik terdiri dari sekretaris dinas/badan, camat, kepala bidang (kabid), kepala sub bagian (kasubbag), kepala seksi (kasi), kepala puskesmas hingga lurah,” kata Jaya, Rabu (22/7/2026) sore.

Jaya menjelaskan,  jabatan ini bukan sekadar bentuk penghargaan, melainkan sebuah amanah besar dan kepercayaan yang harus dijaga seluruh ASN dengan penuh tanggung jawab.

“Saya ingin pejabat dilantik mampu memaksimalkan kinerja dan tanggung jawab pada posisi yang baru, sehingga dapat memberi masukan yang menjadikan Kabupaten Gumas lebih baik,” terangnya.

Sebagai bagian dari motor penggerak di organisasi, juga ditekankan kepada para ASN untuk menjadikan disiplin sebagai pondasi, berupa konsistensi dalam menegakkan aturan, merencanakan target hingga menjalankan program kerja.

“Kedisiplinan yang ditunjukkan oleh pejabat tersebut akan menjadi standar perilaku terhadap seluruh staf yang dipimpin. Apabila pemimpinnya disiplin, maka sistem akan berjalan dengan solid,” jelasnya.

Selanjutnya, ASN yang dilantik juga harus memiliki loyalitas sebagai pengikat. Itu berarti berkomitmen penuh mendukung kebijakan institusi, menjaga integritas dan menjaga nama baik organisasi dalam situasi apapun, untuk mencapai target yang sudah ditetapkan.

“Pejabat yang baru harus bisa menghasilkan inovasi yang memberikan dampak besar dalam organisasi, sehingga ASN mampu mewujudkan citra yang baik, yakni bangga melayani bangsa,” jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, diminta kepada pejabat yang baru dilantik untuk menanamkan prinsip dasar baru dalam bekerja, yaitu smart kerja 5 As yang terdiri dari kerja keras, kerja cerdas, kerja berkualitas, kerja tuntas dan kerja ikhlas.

“Segera lakukan penyesuaian pada lingkungan kerja yang baru, pelajari tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan cepat,” ujarnya.

Jaya yakin dan percaya pejabat yang dilantik tersebut bisa mengimplementasikan prinsip smart kerja 5 As, maka akan membawa perubahan positif bagi kemajuan daerah. (sa)

Berita Terkait
<