



PALANGKA RAYA, Kaltengekspres.com – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Hj. Siti Nafsiah, mengatakan pengembangan destinasi wisata berbasis budaya lokal perlu terus didorong sebagai upaya meningkatkan daya tarik daerah sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.
Menurutnya, kekayaan budaya dan kearifan lokal yang dimiliki Kalimantan Tengah merupakan potensi besar yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan. Pengelolaan yang baik tidak hanya mampu menarik kunjungan wisatawan, tetapi juga ikut menjaga kelestarian budaya daerah.
“Budaya lokal merupakan aset berharga yang dapat menjadi kekuatan utama dalam pengembangan sektor pariwisata,”jelas Nafsiah.
Ia menjelaskan bahwa pengembangan destinasi wisata perlu dilakukan secara terpadu melalui peningkatan fasilitas pendukung, promosi yang lebih luas, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan wisata agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara merata.
“Pengembangan pariwisata berbasis budaya harus mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan daerah,”ujar Nafsiah kepada awak media, Kamis (9/7/2026).
Nafsiah menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keaslian budaya sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan. Dengan demikian, sektor pariwisata dapat berkembang secara berkelanjutan tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas daerah.
“Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha pariwisata, komunitas budaya, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar setiap potensi wisata dapat dikembangkan secara maksimal,”terangnya
Kerja sama yang baik akan memperkuat daya saing destinasi wisata Kalimantan Tengah di tingkat regional maupun nasional,”lanjutnya.
Ia berharap pengembangan destinasi wisata berbasis budaya lokal terus menjadi perhatian sehingga mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, membuka peluang usaha baru, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (gel)