Jasad Aiptu Sumariyanto Ditemukan Mengapung di DAS Katingan 

Jasad korban saat dievakuasi tim gabungan usai ditemukan mengapung di Das Katingan, Minggu (5/7). (Foto : IST)

Tiga Anggota Polres Katingan Dipastikan Gugur dalam Operasi Penggerebekan Bandar Sabu di Desa Kalemei

KASONGAN, KaltengEkspres.com – Berakhir sudah operasi pencarian terhadap dua orang anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang sempat dinyatakan hilang usai melakukan operasi penggerebekan rumah pengedar sabu di Desa Tumbang Kalemei Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan pada Kamis (2/7/2026) malam, lalu.

Setelah tiga hari dilakukan upaya pencarian oleh tim gabungan, dua orang anggota bernama Bripda Nopandri dan Aiptu Sumariyanto akhirnya ditemukan. Keduanya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa mengapung di Das Katingan, pada Sabtu (4/7) dan Minggu (5/7).

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono memastikan, bahwa kedua jasad yang ditemukan mengapung di Das Katingan dua hari terakhir, merupakan anggotanya bernama Bripda Nopandri dan Aiptu Sumariyanto.

“Dengan ditemukannya kedua jasad korban ini, maka dipastikan upaya pencarian telah dihentikan. Sekarang kita fokus untuk menuntaskan kasus dengan menangkap oknum pelakunya,”ungkap Kapolres kepada awak media, Minggu (5/7).

Sebagaimana diketahui sebelumnya, dalam peristiwa pengerebekan rumah pengedar sabu di Desa Tumbang Kalemei ini, anggota Satresnarkoba mendapat perlawanan dari kerabat pengedar dan sejumlah warga desa setempat. Sehingga membuat tim yang sebelumnya dipimpin Kasatnarkoba AKP Efendi Batu Bara ini terdesak kemudian berupaya menyelamatkan diri ke hutan dan terjun ke sungai Katingan.

Namun nahasnya, saat itu ketiga anggota bernama Yudie dan Nopandri, serta Sumariyanto kelelahan saat berenang di sungai. Sehingga memilih kembali menepi ke pinggir sungai tepatnya ke lanting milik warga yang telah ditunggu sejumlah warga setempat. Sehingga saat itu diduga ketiganya mengalami penganiayaan hingga meninggal dunia. (is/red)

Berita Terkait
<