Dewan Sutrisno: Program Gizi Juga Bisa Dorong Pemberdayaan Pangan Lokal

Sutrisno

Puruk Cahu, Kaltengekspres.com – Anggota DPRD Murung Raya (Mura), Sutrisno, menilai program pemenuhan gizi masyarakat tidak hanya berdampak pada peningkatan kesehatan warga, tetapi juga berpotensi menjadi pendorong pemberdayaan sektor pangan lokal di daerah.

Hal tersebut disampaikannya menyusul beroperasinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemala Presisi Polres Murung Raya di Jalan Bhayangkara Km 12, Desa Danau Usung. Kehadiran fasilitas tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program nasional pemenuhan gizi masyarakat.

Menurut Sutrisno, jika dikelola secara optimal, kebutuhan bahan pangan untuk mendukung program pemenuhan gizi dapat melibatkan petani, peternak, nelayan, hingga pelaku usaha pangan lokal di Murung Raya. “Program ini memiliki manfaat yang luas. Selain membantu meningkatkan kualitas gizi masyarakat, juga dapat mendorong pemberdayaan sektor pangan lokal jika dikelola secara optimal,” ujarnya, Senin (8/6/2026).

Politisi Partai Gerindra itu mengapresiasi kehadiran SPPG Kemala Presisi sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan Polri dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah dan kelompok rentan yang membutuhkan asupan gizi seimbang.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada tersedianya fasilitas dan layanan, tetapi juga pada ketepatan sasaran penerima manfaat serta pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan. “Kami mengapresiasi hadirnya SPPG Kemala Presisi sebagai bentuk sinergi dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat. Namun yang terpenting, program ini harus tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Sutrisno juga mendukung langkah pemerintah dalam mempercepat penanganan stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pemenuhan gizi yang terencana, berkelanjutan, dan melibatkan berbagai pihak.

Menurutnya, kolaborasi yang baik antara pemerintah, aparat, dan masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan program, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas sekaligus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. (Id)

Berita Terkait