



SAMPIT, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur terus menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda berkarakter melalui program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Setelah sukses menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026), masa tugas anggota Paskibraka angkatan 2025 resmi berakhir dan mereka kini bersiap melanjutkan peran sebagai purna paskibraka sekaligus calon Duta Pancasila.
Momentum ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Kotim melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dalam membangun kader-kader muda yang tidak hanya disiplin dan berjiwa nasionalis, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol Kotim, Naning Sugiharti, menjelaskan bahwa para anggota yang telah menyelesaikan tugas pengibaran bendera pada peringatan Hari Lahir Pancasila secara resmi memasuki status purna paskibraka mulai 2 Juni 2026.
“Mereka tidak lagi bertugas sebagai anggota aktif Paskibraka, tetapi akan melanjutkan pembinaan melalui mekanisme yang ditetapkan oleh Pusat Pembinaan Ideologi Pancasila dengan mengikuti diklat lanjutan sebagai tahapan menuju Duta Pancasila,” ujarnya.
Ia menjelaskan, diklat tersebut dilaksanakan secara terstruktur melalui sistem Learning Management System (LMS), yang mendorong para peserta untuk belajar mandiri, menyelesaikan tugas-tugas pembinaan ideologi, hingga akhirnya memperoleh sertifikat resmi sebagai Duta Pancasila.
Menurut Naning, program pembinaan yang dijalankan Pemkab Kotim selama tiga tahun terakhir menunjukkan hasil menggembirakan. Hampir seluruh peserta dari angkatan sebelumnya berhasil menyelesaikan seluruh tahapan dengan baik.
“Alhamdulillah, tingkat keberhasilan peserta sangat tinggi. Ini menunjukkan keseriusan pembinaan yang dilakukan serta semangat anak-anak kita dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur yang konsisten menjadikan pembinaan generasi muda sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah.
Para peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kotim diharapkan mampu menjadi agen perubahan dan pelopor penguatan ideologi Pancasila di lingkungan masing-masing.
Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di halaman Kantor Bupati Kotim bukan hanya menjadi agenda seremonial, melainkan juga penanda keberhasilan estafet pembinaan karakter generasi muda di daerah. (to)