Bupati Kotim Harapkan HNR Cup II Jadi Motor Pertumbuhan UMKM 

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor menilai pelaksanaan HNR Cup II Tahun 2026 memberikan dampak positif yang signifikan, tidak hanya di sektor olahraga, tetapi juga terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di wilayah sekitar Stadion 29 November Sampit.

Minggu (31/5/2026), Turnamen yang digelar di Stadion 29 November Sampit ini diikuti oleh 64 tim peserta dan berlangsung selama kurang lebih 32 hari. Antusiasme masyarakat yang memadati setiap pertandingan dinilai mampu menggerakkan roda ekonomi lokal, terutama bagi pedagang kecil, pelaku kuliner, hingga ekonomi kreatif di sekitar kawasan stadion.

Menurut Halikinnor, HNR Cup II bukan hanya sekadar ajang olahraga, tetapi juga ruang strategis yang memberikan dampak nyata bagi perputaran ekonomi masyarakat. Kehadiran ribuan penonton setiap laga menjadi peluang besar bagi UMKM untuk meningkatkan pendapatan selama turnamen berlangsung.

“Turnamen ini memberi manfaat ganda, tidak hanya sebagai hiburan masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal, terutama UMKM dan pelaku usaha kecil di sekitar stadion,” ujarnya.

Selain dampak ekonomi, Bupati Halikinnor juga menekankan bahwa HNR Cup II menjadi wadah penting bagi pengembangan bakat sepak bola di Kotawaringin Timur. Ajang ini diharapkan mampu melahirkan pemain muda potensial yang kelak dapat bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Turnamen ini juga semakin menarik dengan kehadiran sejumlah pemain berpengalaman yang pernah berlaga di kompetisi sepak bola Indonesia. Kehadiran mereka dinilai menjadi motivasi sekaligus pembelajaran berharga bagi generasi muda untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga sportivitas, dan membangun semangat juang.

Halikinnor turut mengapresiasi penyelenggaraan HNR Cup II yang terlaksana melalui dukungan sponsor dan swadaya masyarakat, tanpa menggunakan anggaran pemerintah daerah. Hal ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kolaborasi mampu menghadirkan kegiatan besar yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Ia berharap HNR Cup II dapat menjadi role model penyelenggaraan turnamen sepak bola di Kotawaringin Timur ke depan. Selain memperkuat sportivitas dan persaudaraan, kegiatan ini juga diharapkan terus menjadi penggerak ekonomi lokal berbasis kerakyatan.

Seiring berlangsungnya turnamen, suasana di sekitar stadion juga semakin ramai dan hidup. Aktivitas pedagang kaki lima hingga pelaku usaha kecil meningkat pesat, sejalan dengan tingginya animo penonton yang hadir setiap pertandingan.

Salah satu pedagang di sekitar Stadion 29 November Sampit mengaku sangat bersyukur dengan adanya kegiatan tersebut. Ia menyebutkan bahwa selama turnamen berlangsung, omzet dagangannya meningkat dibandingkan hari-hari biasa.

“Alhamdulillah, kalau ada pertandingan pembeli ramai sekali. Dagangan lebih cepat habis, ini sangat membantu kami sebagai pedagang kecil,” ungkapnya.

Dengan suksesnya pelaksanaan HNR Cup II Tahun 2026 ini, diharapkan turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga semata, tetapi juga terus memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat kebersamaan di Kotawaringin Timur.(to)

Berita Terkait