Diskominfo Kotim Dorong Masyarakat Cerdas Bermedsos

Kadiskominfo Kotim, Cok Orda Putra Legawa, saat diwawancarai awak media, Senin (1/6). (Foto :to)

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat terus memperkuat upaya membangun ekosistem digital yang sehat di tengah meningkatnya jumlah aduan online dari masyarakat. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah untuk terus mendorong peningkatan literasi digital agar masyarakat semakin bijak dan cerdas dalam menggunakan media sosial.

Kepala Diskominfo Kotim, Cok Orda Putra Legawa, mengatakan tingginya laporan pengaduan digital menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan kanal aduan resmi. Namun di sisi lain, hal tersebut juga menjadi indikator perlunya penguatan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan ruang digital secara aman dan bertanggung jawab.

“Ini menjadi perhatian bersama. Masyarakat harus semakin cerdas dalam memilah informasi, memahami mana informasi yang benar, serta tidak mudah terpengaruh oleh hoaks maupun konten negatif lainnya di media sosial,” ujarnya, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, Pemkab Kotim telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjawab tantangan tersebut. Salah satunya melalui penguatan program literasi digital yang menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, komunitas, hingga lingkungan keluarga.

Diskominfo Kotim juga secara aktif membuka kanal pengaduan digital yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan berbagai persoalan di ruang siber, seperti penyebaran hoaks, misinformasi, hingga dugaan perundungan daring.

Setiap laporan yang masuk akan diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku, sehingga dapat membantu menciptakan ruang digital yang lebih sehat dan kondusif.

Selain itu, Pemkab Kotim terus menggencarkan edukasi melalui forum literasi digital serta menggandeng media massa sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat.

Dalam waktu dekat, pemerintah daerah juga menyiapkan pembentukan relawan digital yang akan menjadi ujung tombak dalam memperluas edukasi literasi digital hingga ke tingkat masyarakat bawah.

“Melalui kolaborasi semua pihak, kami ingin membangun masyarakat yang tidak hanya aktif di ruang digital, tetapi juga bijak, kritis, dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial,” tegasnya.

Pemkab Kotim berharap berbagai langkah ini mampu meningkatkan ketahanan digital masyarakat, menekan penyebaran informasi menyesatkan, serta menciptakan ruang digital yang aman, produktif, dan bermanfaat bagi seluruh warga. (to)

Berita Terkait