Bupati Lepas Keberangkatan 161 JCH Kobar

Bupati Kobar Hj Nurhidayah saat bersalaman dengan JCH Kobar saat acara silaturahmi di Aula Kantor Bupati setempat, Senin (27/4). (Foto : di)

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) resmi melepas 161 jamaah calon haji (JCH) dalam sebuah kegiatan silaturahmi yang berlangsung di Aula Sangga Banua, Kantor Bupati, Senin, (27/4/2026). Para jamaah direncanakan akan difasilitasi menggunakan pesawat Super Air Jet menuju embarkasi, baik saat keberangkatan maupun kepulangan nanti.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kobar, Hj Nurhidayah, yang turut menyampaikan pesan serta doa bagi para jamaah sebelum bertolak ke Tanah Suci.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang memiliki nilai istimewa. Ia menegaskan bahwa kewajiban ini hanya dilaksanakan sekali seumur hidup bagi umat Muslim yang mampu dan memenuhi persyaratan.

Menurutnya, kesempatan ini merupakan anugerah besar setelah penantian panjang untuk mendapatkan panggilan dari Allah SWT.

Ia juga mengingatkan agar para jamaah memanfaatkan momen tersebut dengan sebaik mungkin, khususnya dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Selain itu, ia berpesan agar jamaah menjaga sikap dengan menghindari ucapan maupun tindakan yang dapat merugikan orang lain atau mengurangi kesempurnaan ibadah.

Seluruh jamaah dijadwalkan berangkat pada 29 April 2026 melalui embarkasi Banjarmasin. “Pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang, seperti transportasi, akomodasi, hingga konsumsi, baik sebelum keberangkatan maupun setelah kepulangan. Tahun ini, perjalanan jamaah juga tetap didukung dengan penggunaan pesawat demi kenyamanan,” ungkap Bupati.

Meski telah berupaya maksimal, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf jika masih terdapat kekurangan dalam pelayanan. Ia mengakui bahwa pelayanan belum sepenuhnya sempurna dan berharap ke depan dapat terus ditingkatkan.

Di akhir sambutannya, Bupati berpesan agar seluruh jamaah dan petugas pendamping senantiasa menjaga kebersamaan, kondisi kesehatan, serta menaati aturan selama berada di Tanah Suci. Ia juga berharap para jamaah turut mendoakan daerah agar tetap aman, tenteram, dan terhindar dari segala musibah saat berada di depan Ka’bah. (di)

Berita Terkait