Pemkab Kobar Apresiasi Dibukanya Rute Baru Maskapai Wings Air

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com– Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, menyambut baik dibukanya rute baru Maskapai Wings Air pada 11 Maret 2026 mendatang.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kobar, Suyanto, saat menerima kedatangan manajemen Wings Air di ruang kerjanya Rabu (4/3/2026).

Menurut Suyanto, penambahan rute penerbangan akan memberikan banyak manfaat dari sisi transportasi yang turut berpengaruh terhadap peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), khususnya sektor jasa.

Ia menjelaskan, dengan kemudahan akses bagi wisatawan dan pelaku usaha menjadi cerminan bahwa kondisi ekonomi daerah terus menunjukkan tren positif. Ia juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kobar saat ini berada di angka 5,62 persen dan menempati posisi kedua setelah Kotawaringin Timur, sebagai indikator ekonomi daerah yang cukup baik.

“Dengan adanya rute baru moda transportasi udara ini, akan menjadi pilihan masyarakat tanpa mengurangi peran moda transportasi lainnya,” ungkapnya.

Danang Mandala Prihantoro selaku Corporate Communications Strategic Lion Air Group menjelaskan, terdapat empat agenda utama yang dibawa pihaknya ke Kobar. Di antaranya pembukaan rute Pangkalan Bun–Sampit yang akan terkoneksi dari Sampit menuju Palangka Raya. Selain itu, akan dibuka pula rute Pangkalan Bun–Ketapang yang terhubung langsung ke Pontianak.

Konektivitas ini juga memungkinkan akses dari Sampit menuju Banjarmasin, sehingga diharapkan memberi manfaat luas bagi masyarakat Kalimantan Tengah untuk mobilitas antarprovinsi, termasuk ke Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.

Menurut rencana, peluncuran rute baru tersebut akan dimulai pada 11 Maret 2026. Pengoperasian penerbangan ini menggunakan pesawat jenis ATR 72 yang dinilai sesuai untuk mendukung konektivitas antarwilayah dengan jarak tempuh menengah serta efisien dalam operasional.

Melalui pembukaan rute ini, pihak maskapai berharap dapat mendorong pengembangan daerah sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi di Kobar, termasuk wilayah Sukamara dan Lamandau serta daerah sekitarnya. Ketersediaan akses transportasi udara yang lebih luas diyakini akan memperkuat sektor perdagangan, pariwisata, hingga jasa.

Terkait harga tiket, Danang menyebut tarif yang ditawarkan relatif terjangkau dan bervariasi. Sebagai contoh, untuk rute tujuan Ketapang diperkirakan berkisar Rp950 ribuan.

“Kami berharap harga tersebut dapat menjangkau seluruh kalangan, baik pelaku bisnis, wisatawan, maupun masyarakat yang melakukan perjalanan keluarga,” jelasnya. (rd)

Berita Terkait