Dalam Sehari, Terjadi Dua Peristiwa Perampokan di Kotim

SAMPIT. KaltengEkspres.com – Dalam sehari tepatnya Jumat (20/2), terjadi dua aksi perampokan di wilayah Kota Sampit Kabupaten Kotim.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, peristiwa pertama terjadi di sebuah rumah warga bernama Marni (42) terletak di Perumahan Pandawa. Pelaku beraksi sekitar pukul 02.30 WIB, dengan cara terlebih dulu mematikan jaringan listrik di rumah korban, setelah itu menjebol pintu depan rumah mengunakan linggis kemudian masuk ke dalam.

Dalam kondisi gelap gulita, pelaku langsung menuju kamar korb4n dan membekap korban menggunakan bantal dan ditindih di atas tempat tidur. Kaget, korban spontan melakukan perlawanan.

“Saat dibekap dengan bantal saya terbangun. Spontan langsung berusaha melawan dan menendang pel4ku,” ujar Marni saat dimintai keterangan di rumah sakit.

Situasi semakin brutal ketika pelaku mengeluarkan senjata tajam dan melukai korb4n. Meski sempat mencoba merebut senjata tersebut, pelaku kemudian mengambil linggis yang ada di dalam rumah dan menghantamkannya ke arah kepala serta wajah korb4n.

Akibatnya, korban mengalami luka serius di bagian kepala, wajah, dan tangan hingga harus mendapatkan sejumlah jahitan.

“Beruntung saat itu meski dalam kondisi berdarah, Saya keluar rumah meminta pertolongan warga sekitar sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit,”ucapnya.

Marni mengaku tidak bisa mengenali wajah pelaku karena mengenakan masker dan penutup kepala, hanya bagian mata yang terlihat.

Meski aksi tersebut diduga sebagai percobaan perampokan, tidak ada barang berharga yang dilaporkan hilang. Hingga kini, pelaku masih dalam pencarian aparat kepolisian.

Sementara itu berjarak beberapa jam setelahnya, aksi kedua terjadi di gerai perbankan Arza Jaya Grup di Jalan HM Arsyad, tepat di depan Mentari Swalayan, Sampit, Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 13.15 WIB. Pelaku beraksi di siang hari dan mengancam korban dengan senjata tajam.

Berita Terkait