TikTok Gandeng Kreator Konten Lawan Judi Online

Workshop bertajuk Workshop TikTok ‘Judi Online’, yang siarkan secara daring dengan AMSI. Foto : Ist

JAKARTA, Kaltengekspres.com – Menjamurnya judi online (judol) di berbagai platform digital menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia dan berbagai pihak terkait. Saat ini keberadaan judol merambah berbagai kalangan dan tak mengenal umur. Jika dibiarkan, maka dikuatirkan dapat merusak mental, khususnya kalangan generasi muda.

Public Policy and Government Relations TikTok Indonesia, Marshiella Pandji, mengatakan pihaknya menggaet kreator konten untuk mengampanyekan bahaya judi online (judol).

Marshiella mengatakan keterlibatan kreator konten diharapkan kampanye bahaya judi online ini tetap sasaran, terutama kepada masyarakat yang rentan tergiur dengan promosi judol.

“Kami bekerja sama dengan sejumlah conten creator di TikTok untuk bikin konten. Supaya mereka para komunitas kreator TikTok ini bisa mengajak followers-nya. Bisa mengajak pengguna TikTok untuk lebih awere dengan bahaya TikTok,” kata Marshiella, dalam workshop bertajuk workshop TikTok ‘Judi Online’, yang siarkan secara daring,

Disebutkan, para kreator konten dibebaskan untuk menyampaikan kampanye dengan caranya masing-masing, agar bisa diterima lebih baik oleh para pengguna TikTok yang didominasi remaja.

“Sesuaikan saja dengan gayanya mereka yang memang selama ini sudah berhasil menjadi bagian dari brand mereka,” ucap Marshiella.

Marshiella juga mengatakan, TikTok bekerja sama dengan sejumlah instansi pemerintah untuk mengaktifkan kampanye pemberantasan judi online ini.

Dia mengatakan, bagi para pengguna TikTok, apabila ingin mengakses informasi lebih lanjut mengenai bahaya judol, dapat mengakses laman khusus #lawanjudol.

“Kalau ada pengguna TikTok yang ingin mencari informasi lebih lanjut tentang, apa namanya, bahaya judul dari sumber-sumber yang kredible, itu bisa dilakukan di TikTok dengan pergi ke laman yang khusus hashtag lawan judol,” pungkasnya. (red)

 

Berita Terkait