Pemkab Barsel Perkuat Pengelolaan Pengaduan Publik, 100 Peserta Ikuti Pembinaan SP4N-LAPOR!

Foto: Asisten I Setda Barsel Rahmat Nuryadin saat membuka kegiatan Pembinaan Pengelolaan SP4N-LAPOR! di Aula Kantor TP-PKK Barsel, Selasa (3/11/2026). (Ist).

BUNTOK,KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan memperkuat pengelolaan pengaduan masyarakat melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional–Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Pengelolaan SP4N-LAPOR! yang dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Barsel, Rahmat Nuryadin, SH, MH, mewakili Bupati Barito Selatan, Dr. H. Eddy Raya Samsuri, ST, MM, di Aula Kantor TP-PKK Barsel, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan ini diikuti 100 peserta yang terdiri dari kepala badan, dinas, unit perangkat daerah, serta admin SP4N-LAPOR! di lingkungan Pemkab Barsel. Turut hadir tim penyelenggara dari Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah.

Hadir sebagai narasumber, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Diskominfosantik Provinsi Kalteng, Suasa Tinur Basa Pasaribu, AP, MM.

Koordinator Panitia Penyelenggara, Laura Andalina, SP, MSi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 76 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik dan Peraturan Menteri PANRB Nomor 62 Tahun 2018 tentang Pedoman Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N-LAPOR!).

Selain itu, kegiatan ini juga menindaklanjuti Surat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 000.8.3.4/275/S/Jft-Madya/Diskominfo/X/2026 tentang Pembinaan Pengelolaan SP4N-LAPOR! di Kabupaten Barito Selatan.

Menurut Laura, pembinaan ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik dan transparansi pengelolaan pengaduan masyarakat, sekaligus mendorong efektivitas serta kecepatan perangkat daerah dalam menindaklanjuti setiap laporan yang disampaikan melalui aplikasi SP4N-LAPOR!.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Barsel yang dibacakan Rahmat Nuryadin, disampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Ia menegaskan, pengelolaan pengaduan pelayanan publik bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian penting dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Di tengah semakin tingginya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan, SP4N-LAPOR! harus dimanfaatkan bukan hanya sebagai aplikasi pencatat laporan, tetapi juga sebagai jembatan kepercayaan (bridge of trust) antara masyarakat dan pemerintah.

Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta tidak sekadar menerima dan mencatat pengaduan, tetapi memastikan setiap laporan ditangani secara serius hingga menghasilkan penyelesaian yang nyata.

Bupati juga menekankan pentingnya menghindari penyelesaian laporan yang hanya bersifat formalitas administratif. Setiap pengaduan harus ditindaklanjuti secara substansial sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari perbaikan pelayanan.

Selain itu, evaluasi berbasis data perlu menjadi perhatian. Rekapitulasi pengaduan serta pemetaan berbagai kendala teknis dan operasional selama tahun berjalan harus dimanfaatkan sebagai bahan menyusun strategi peningkatan kinerja pelayanan ke depan.

Penguatan koordinasi dan sinergi antara pejabat pengelola serta admin SP4N-LAPOR! di masing-masing perangkat daerah dengan Diskominfosantik Kabupaten Barsel dan Provinsi Kalimantan Tengah juga dinilai penting agar sistem pengaduan berjalan terintegrasi.

“Saya mengimbau kepada seluruh sekretaris, pejabat pengelola, dan admin SP4N-LAPOR! untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini secara sungguh-sungguh. Manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi aktif, mengurai hambatan operasional di lapangan, serta menyatukan langkah demi kemajuan pelayanan publik di daerah kita,” pesan Bupati melalui Rahmat.

Melalui pembinaan tersebut, Pemkab Barsel berharap pengelolaan pengaduan masyarakat semakin efektif dan profesional, sehingga setiap aspirasi maupun keluhan warga dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar perbaikan kualitas pelayanan pemerintah daerah. (rif).

Berita Terkait
<