

Minta Warga dan Sekolah Gunakan Masker
BUNTOK, KaltengEkspres.com – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Hermanes SE, mendukung langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel yang memperpanjang status tanggap darurat bencana menyusul kembali munculnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Pasalnya, dalam beberapa hari terakhir kabut asap kembali dirasakan masyarakat, sementara puluhan titik api masih terpantau di sejumlah wilayah Kabupaten Barsel.
Selain mendukung perpanjangan status tersebut, politisi PDI Perjuangan ini juga meminta Pemkab Barsel melalui Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) terkait agar terus mengintensifkan imbauan kepada masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Imbauan serupa, menurutnya, perlu disampaikan kepada pihak sekolah, mengingat kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) saat ini sudah kembali berlangsung.
“Penggunaan masker sangat penting karena kondisi udara di Barsel sudah tergolong tidak sehat. Bahkan, ISPU terpantau cukup tinggi, dengan PM2,5 sekitar 200 dan PM10 sekitar 110,” kata Hermanes kepada awak media, Jumat (6/11/2026).
Ketua Gardayak Dayak Barsel itu menambahkan, meskipun aktivitas pembelajaran tatap muka sudah kembali berjalan, pihak sekolah hendaknya tidak mengabaikan faktor kesehatan dan keselamatan para peserta didik.
Menurutnya, anak-anak termasuk kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus karena paparan polusi udara dan partikel halus dari kabut asap dapat mengganggu kesehatan pernapasan.
“Jangan sampai karena aktivitas sekolah sudah kembali normal, kita justru lengah terhadap ancaman kabut asap. Saya berharap pihak sekolah tetap mengingatkan para siswa untuk menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk,” ujarnya.
Ia juga meminta instansi terkait, khususnya BPBD, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, untuk terus berkoordinasi dalam memantau perkembangan Karhutla serta kondisi kualitas udara di wilayah Barsel.
Hermanes berharap upaya penanganan Karhutla tidak hanya difokuskan pada pemadaman titik api, tetapi juga pada perlindungan kesehatan masyarakat yang terdampak kabut asap.
“Keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama. Kita berharap kondisi ini segera membaik, titik api dapat dikendalikan dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman,” pungkasnya. (rif).