Bupati Barsel Dorong Bahuang Super Cup Jadi Agenda Tahunan, Bahuang FC Raih Juara

Foto: Bupati Barsel dan wakil Bupati Barsel saat saat menyerahkan piala dan hadiah kepada pemenang Bahuang Super Cup. (Ist).

BUNTOK, KaltengEkspres.com – Bupati Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Eddy Raya Samsuri mendorong Turnamen Bahuang Super Cup di Kecamatan Jenamas menjadi agenda olahraga tahunan. Turnamen ini dinilai berpotensi menjadi wadah pembinaan bakat sepak bola sekaligus melahirkan atlet-atlet muda berprestasi dari daerah.

Harapan tersebut disampaikan Eddy Raya Samsuri saat menutup Turnamen Bahuang Super Cup di Kecamatan Jenamas, Rabu (21/10/2026).

Menurut Eddy, kompetisi sepak bola tingkat masyarakat tidak semestinya hanya menjadi ajang perebutan gelar juara. Lebih dari itu, turnamen dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, serta memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka.

“Turnamen sepak bola seperti Bahuang Super Cup bukan sekadar ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat persaudaraan, serta memberikan ruang bagi para atlet untuk mengembangkan bakat dan kemampuan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan memandang olahraga masyarakat sebagai bagian penting dalam membangun generasi muda yang sehat, tangguh, disiplin, dan berprestasi.

Eddy mengaku bangga atas terselenggaranya turnamen tersebut karena mampu menghadirkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat Jenamas. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti ini perlu terus didukung agar pembinaan atlet dapat berjalan berkelanjutan dan membuka peluang bagi pemain lokal untuk berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan Bahuang Super Cup.

“Semoga kerja keras serta dedikasi seluruh pihak yang terlibat dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan olahraga dan kebersamaan masyarakat Barito Selatan,” katanya.

Penutupan turnamen berlangsung dengan laga final yang mempertemukan Bahuang FC melawan Fortuna FC. Dalam pertandingan tersebut, Bahuang FC berhasil keluar sebagai juara pertama, sedangkan Fortuna FC menempati posisi kedua.

Dengan berakhirnya turnamen ini, Bahuang Super Cup diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi sesaat, tetapi dapat terus digelar secara rutin sebagai bagian dari pembinaan sepak bola dan pengembangan potensi generasi muda di Kecamatan Jenamas.

Melalui kompetisi yang berkelanjutan, talenta-talenta muda diharapkan memperoleh kesempatan lebih luas untuk berkembang, sekaligus memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat melalui olahraga. (rif)

Berita Terkait
<