Pemkab Kotim Dorong Realisasi Fasilitas Publik Berskala Besar

Plt Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Kotim, Mentana Dhinar Tistama. 

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) untuk menghadirkan fasilitas publik berskala besar mulai menunjukkan perkembangan. Rencana pembangunan gedung multi guna yang selama ini menjadi salah satu proyek strategis daerah kini masuk dalam daftar kegiatan yang diarahkan menuju proses lelang.

Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa proyek yang telah lama direncanakan itu tetap menjadi perhatian pemerintah daerah, meskipun di tengah berbagai tantangan, terutama kenaikan biaya pembangunan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan Kotim, Mentana Dhinar Tistama mengatakan pemerintah saat ini masih melakukan evaluasi terhadap sejumlah program pembangunan guna memastikan pelaksanaannya dapat berjalan sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.

“Kita akan lihat lagi kira-kira yang mana yang masih bisa kita laksanakan atau yang mana karena faktor kenaikan ini menjadi tidak bisa lagi dilaksanakan karena mungkin jika dilaksanakan tidak selesai,” kata Mentana, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) berdampak langsung terhadap biaya material dan jasa konstruksi. Karena itu, pemerintah perlu melakukan perhitungan yang matang agar proyek yang dijalankan tidak terkendala saat proses pembangunan berlangsung.

Meski demikian, proyek-proyek yang dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat tetap menjadi prioritas. Salah satunya pembangunan gedung multi guna yang dirancang sebagai pusat kegiatan masyarakat dan berbagai agenda berskala besar di Kotim.

Keberadaan gedung tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan ruang kegiatan yang representatif di Sampit. Selama ini berbagai kegiatan, mulai dari pameran, pertemuan besar, kegiatan olahraga hingga agenda sosial kemasyarakatan masih terbatas oleh ketersediaan fasilitas yang memadai.

Rencana pembangunan gedung multi guna telah disiapkan sejak 2025 sebagai bagian dari pengembangan kawasan Bundaran Belanga. Fasilitas itu diproyeksikan memiliki kapasitas antara 5.000 hingga 7.000 orang, sehingga berpotensi menjadi salah satu gedung terbesar di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Tidak hanya itu, kawasan yang sama juga dirancang dilengkapi arena grasstrack permanen sebagai wadah bagi pengembangan kegiatan otomotif dan olahraga balap motor yang selama ini masih menghadapi keterbatasan lokasi.

Masuknya proyek tersebut dalam rencana lelang menunjukkan upaya pemerintah daerah untuk terus mendorong realisasi pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Dengan berbagai tahapan yang mulai berjalan, harapan hadirnya gedung multi guna sebagai fasilitas kebanggaan masyarakat Kotim kini semakin terbuka. (to)

Berita Terkait