Perlu Solusi Atasi Kekosongan BBM Eceran

Ketua DPRD Palangka Raya Subandi

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi menyarankan agar adanya solusi bersama dalam menyikapi terkait kekosongan bahan bakar minyak (BBM) di tingkat pengecer.

Pasalnya, akibat kosongnya BBM di tingkat pengecer membuat masyarakat kesulitan dalam memperoleh BBM. Sehingga berimbas pada perekonimian daerah yang akhirnya berdampak pada tingginya harga kebutuhan pokok.

“Hilangnya BBM eceran ini, tentu membuat masyarakat kesulitan dalam mendapatkan BBM. Karena untuk mendapatkan BBM di SPBU harus mengantre berjam-jam lantaran panjangnya antrean,”kata Subandi kepada awak media, Minggu (10/5).

Padahal lanjut dia, keberadaan pengecer selama ini menjadi alternatif bagi warga ketika distribusi di SPBU mengalami kepadatan.

“Sekarang pengecer banyak tutup. Ini apakah karena takut ditangkap aparat, atau bagaiman. Padahal masyarakat juga butuh alternatif,”ujarnya.

“Harus ada solusi dari Pertamina. Jangan masyarakat sudah antre lama, begitu giliran mereka malah stok habis dan SPBU tutup,” tegasnya.

Subandi menilai persoalan BBM tidak cukup hanya dijawab dengan pernyataan stok aman, melainkan harus dibuktikan melalui pelayanan yang lancar dan distribusi yang benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, perlu ada langkah konkret dan pengawasan langsung di lapangan agar antrean tidak terus berulang. (Ro)

Berita Terkait