Bupati Kobar Lepas Peserta Pawai Takbir Keliling 

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menyelenggarakan pelepasan peserta Pawai Takbir Keliling untuk menyambut Hari Raya Idul Adha di Pangkalan Bun dengan suasana penuh semarak. Kegiatan tersebut secara resmi dilepas oleh Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah, dan diikuti ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat, Selasa (26/5/2026) malam.

Dalam sambutannya, Bupati Hj. Nurhidayah menyampaikan bahwa pawai takbir telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Kotawaringin Barat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud syiar Islam sekaligus sarana menjaga budaya dan nilai-nilai kearifan lokal yang tumbuh di Bumi Marunting Batu Aji.

Ia mengatakan, gema takbir yang dikumandangkan sepanjang pawai menjadi simbol rasa syukur umat Muslim sekaligus bentuk upaya mempertahankan tradisi keagamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun. Selain memeriahkan malam Idul Adha, kegiatan itu juga dinilai mampu memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan pawai takbir tidak hanya berorientasi pada perayaan semata, namun juga menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam yang berkaitan dengan ibadah kurban. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Menurutnya, pawai takbir juga menjadi wadah mempererat hubungan silaturahmi antarwarga. “Tidak hanya memperkuat ukhuwah Islamiyah, kegiatan ini juga mencerminkan harmonisasi antarumat beragama di Kabupaten Kotawaringin Barat yang selama ini terjalin dengan baik,” ungkapnya.

Peserta pawai tahun ini berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar SD/MI, TPQ/TPA, Madrasah Diniyah, SMP/MTS, SMA/SMK/MA, mahasiswa, santri pondok pesantren, organisasi kemasyarakatan Islam, SOPD, jamaah masjid dan mushala, hingga kelompok pengajian di Pangkalan Bun. Mereka mengikuti pawai dengan berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan hias bernuansa Islami sambil mengumandangkan takbir di sepanjang rute yang telah ditentukan.

Selain menjadi bagian dari syiar keagamaan, pawai takbir keliling tersebut juga dilombakan. Panitia menyiapkan penilaian bagi peserta dengan hadiah berupa piala, sertifikat, dan uang pembinaan. Penilaian dibagi ke dalam dua kategori, yakni kategori SD/MI sederajat dan kategori umum. (di)

Berita Terkait