Usai Sertijab, Coky Resmi Jabat Kadis Kominfo Kotim Definitif 

Serah terima jabatan Kepala Dinas Informasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Timur dari Pelaksana tugas Adi Chandra kepada Kadis definitif Cok Orda Putra Legawa yang akrab disapa Coky

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Coky Orda Putra Legawa yang akrab disapa Coky kini telah aktif menjabat sebagai Kepala Dinas (Kadis) definitif Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Aktifnya dirinya setelah pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab) yang dilaksanakan Senin (2/2/2026).

Dalam kegiatan sertijab yang dihadiri langsung Pejabat Sekretaris Daerah Kotim Umar Kaderi dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotim, Kamaruddin Makkalepu,serta pelaksana tugas Kadiskominfo sebelumnya, Adi Chandra.

Sertijab itu dilakukan secara simbolik penyerahan inventaris kepala dinas dari Adi Chandra kepada Coky serta penandatangan berita acara sertijab yang dilakukan di Ruang Sampit Creative Hub Diskominfo Kotim disaksikan para hadirin yang ada.

Dalam sambutannya usai serah terima jabatan, Adi Chandra sebagai pelaksana tugas sebelumnya menyampaikan kebahagiannya yang telah menyerahkan tugas yang selama tiga bulan Dia sandang memimpin Diskominfo Kotim. Dia mengatakan telah berupaya menjaga soliditas internal dan memastikan program prioritas berjalan sesuai dengan kerja yang telah direncanakan.

“Diantarannya kita telah melakukan penguatan komunikasi dan sinergi dengan media dan sejumlah organisasi perangkat daerah (SOPD), melalui kegiatan coffee morning dan silaturahmi bersama. Selama menjabat Plt, kami berusaha membangun komunikasi yang baik dengan media dan SOPD. Saat ini juga sedang dalam proses pengembangan ruang podcast yang nantinya diharapkan menjadi salah satu sarana penyampaian informasi,” kata Adi.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kotim definitif, Cok Orda Putra Legawa, menegaskan bahwa kokmunikasi publik ke depan tidak boleh lagi bersifat satu arah. Menurutnya, Diskominfo harus menjadi jembatan yang memugkinkan masyarakat tidak hanya menerima informasi, tetapi juga memahami dan terlibat dalam dinamika pembangunan daerah.

“Tentunya komunikasi tidak cukup hanya satu arah. Masyarakat harus bisa mengetahui dan memahami informasi yang disampaikan pemerintah. Diskominfo menjadi sarana utama untuk mewujudkan pemerintahan yang komunikatif dan adaptif,” kata Coky.

Terkait tanggung jawab yang diembannya, Coky menyadari perkembangan zaman yang semakin pesat, terutama dengan dominasi penggunaan telepon pintar, tidak dapat dihindari. Untuk memenuhi itu pemerintah harus mampu bergerak seiring mengembangkan infrastruktur komunikasi untuk mengunrangi blank spot di beberapa wiyalah dalam rangka mendukung kinerja pemerintah yang saat ini berbasis teknologi.

“Oleh karena itu, pemerintah daerah harus mampu menyedsuaikan diri dengan pola komunikasi digital agar informasi publik dapat tersampaikan secara cepat, tepat, dan menarik,” kata Coky.

Sementara dalam kesempatan itu, Sekda Kotim Umar Kaderi berharap Diskominfo Kotim ke depan dapat lebih optimal dalam menyebarluaskan potensi daerah melalui konten-konten positif.

“Kita ingin potensi Kotim dapat diinformasikan dengan baik. Sehingga sebelum orang datang ke Sampit, mereka sudah mengetahui seperti apa Kotim itu. Dengan strategi komunikasi yang tepat, diharapkan Kotim tidak lagi hanya dikenal melalui kisah-kisah kelam di masa lalu, melainkan sebagai daerah yang memiliki potensi, kreativitas, dan dsya tarik untuk dikunjungi,” kata Umar. (cho)

 

Berita Terkait