



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Distribusi listrik menjadi salah satu kebutuhan yang kerap dikeluhkan masyarakat pelosok. Seperti halnya masyarakat Kelurahan Tumbang Kunyi dan Desa Tumbang Masao di Kabupaten Murung Raya, yang belum menikmati layanan listrik selama 24 jam.
Kondisi itu dikeluhkan dan disampaikan langsung oleh masyarakat setempat kepada anggota DPRD Kalteng Sirajul Rahman. Tepatnya ketika Sekretaris Komisi I tersebut melakukan kunjungan dalam rangka reses perorangan, baru-baru ini.
“Masyarakat setempat sangat mendambakan listrik 24 jam setiap harinya,” ungkap Rahman.
Rahman menjelaskan, 21 tahun berdirinya Kabupaten Murung Raya, masyarakat Kelurahan Tumbang Kunyi masih belum bisa menikmati layanan listrik yang dapat terus menyala selama 24 jam.
“Kendalanya infrastruktur jalan penghubung menuju daerah hulu Barito masih belum ada,” ujarnya.
Wakil rakyat asal dapil Kalteng IV meliputi Kabupaten Barito Selatan, Barito Utara, Barito Timur dan Murung Raya ini menyampaikan, kendala infrastruktur jalan penghubung yang belum ada membuat PLN tidak dapat memasang tiang jaringan. Atas persoalan itu, diharapkan adanya peran pemerintah.
“Tentunya memerlukan perhatian dan dukungan dari pemerintah untuk membangun infrastruktur jalan tembus menuju ke Kelurahan Tumbang Kunyi,” ucapnya.
Kendala lainnya, lanjut Rahman, rencana membangun jalan yang dapat menghubungkan daerah-daerah tersebut namun terbentur dengan status kawasan hutan lindung.
“Akibatnya pekerjaan tidak dapat dilanjutkan,” ungkapnya.
Namun tetap saja Rahman berharap infrastruktur jalan penghubung sudah bisa terbangun sampai ke hulu Barito. Tentunya agar desa- desa yang ada di daerah sekitar pun akan merasakan hal yang sama. (ran)