



PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com– Dalam rangka pengendalian harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok (bapok) dan energi menjelang lebaran Idul Fitri 1443 H, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pemerintah kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar high level meeting.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (14/4) di ruang rapat kantor Bupati ini diikuti oleh stakeholder terkait dan dipimpin oleh Wakil Bupati Ahmadi Riansyah.
Dalam forum ini didapati beberapa informasi dari Disperindagkop UKM terkait beberapa hal, diantaranya ialah ketersediaan bahan pangan selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri ini dalam kondisi aman.
Dalam laporan neraca pangan strategis wilayah yang disampaikan kepala Disperindagkop UKM, dari 11 bahan komoditas, 10 diantaranya dalam kondisi surplus kecuali komoditas minyak goreng.
Meskipun komoditas minyak goreng masih dalam kondisi defisit, namun ketersediannya terbantu dengan operasi pasar yang dilakukan oleh produsen yang ada di Kobar seperti PT. Citra Borneo Indah Group dan PT. Sinar Alam Permai.
Ahmadi memerintahkan agar dinas terkait terus melakukan pengecekan di lapangan melihat kondisi langsung di masyarakat.
“Ketersediaan produk-produk bahan pokok yang beredar menjelang hari raya ini harus terus dipantau, pastikan juga keamanan dan kondisi kadaluarsanya,”pinta Ahmadi.
Ia menambahkan jika pemerintah daerah akan terus menjaga kondisi keberadaan bahan pokok tetap stabil. (sy)