



KUALA PEMBUANG, KaltengEkspres.com – Roratsi atau pertukaran jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan dinilai terlalu cepat. Hal ini menuai sorotan dari pihak legislatif DPRD Seruyan.
Seperti yang diutarakan Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan H Bambang Yantoko. Ia sangat menyayangkan dengan sistem birokrasi pemerintahan tersebut. Dirinya menilai, akhir-akhir ini pertukaran jabatan para ASN di lingkungan pemerintahan Seruyan terlalu cepat.
“ Kami dari kalangan DPRD sangat kebingungan dengan pertukaran jabatan di pemerintahan yang terlalu cepat, bahkan saat kami mengadakan rapat bersama eksekutif, kepala dinas nya baru berapa minggu dan bulan sudah berganti,” ungkapnya, baru-baru ini.
Mutasi jabatan di lingkup Pemkab Seruyan lanjut dia, sangat disayangkan kerap terjadi. Bahkan hampir setiap minggu selalu diadakan pelantikan para ASN.
“Ini contoh perputaran jabatan yang terlalu cepat, belum kerja maksimal dan masih penyesuaian kerja malah sudah di pindah lagi,” jelasnya.
Bambang Yantoko berharap, agar pemerintah bisa memperbaiki sistem birokrasi saat ini dan mengevaluasi kembali.” Walaupun ini memang hak birokratif dari bupati, namun ia harus bisa mengukur kinerja dari mereka-mereka kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), karena kalau bekerja sebulan dua bulan tentu tidak akan maksimal,” pungkasnya. (ari)