



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi UKM Kota Palangka Raya memantau harga cabai rawit di sejumlah pasar dalam Kota Palangka Raya, Jumat (17/12/2021).
Dari hasil meninjau langsung ke sejumlah pasar tersebut diketahui harga cabai melambung tinggi hingga tembus dihargai Rp.120 ribu per kilogramnya.
Padahal sehari sebelumnya harga cabai masih Rp110 ribu, sehingga mengalami kenaikan 9 persen dari harga sebelumnya.
Kabid Perdagangan Disperindagkop Kota Palangka Raya Hadriansyah mengatakan, mahalnya harga cabai ini karena petani di Kota Cantik banyak yang gagal panen. Terlebih lagi lahan pertanian petani banyak yang dilanda banjir beberapa waktu lalu.
Hadriansyah menuturkan selama ini kebutuhan cabai untuk masyarakat Palangka Raya disuplai dari Kapuas dan Kalsel, sehingga kestabilan harga cabai sulit dikendalikan jika di daerah terjadi gagal panen.
Sementara itu untuk harga kebutuhan pokok lainnya terpantau masih stabil, termasuk harga daging ayam dan sayur mayur lainnya. (as/hm)