Home / Kotim

Selasa, 23 November 2021 - 23:12 WIB

Galian C Dirazia Aparat, Puluhan Sopir Mengadu ke DPRD Kotim

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Puluhan sopir truk mendatangi Kantor DPRD Kotim. Kedatangan mereka ini untuk mengadu ke dewan karena mata pencaharian mereka aktivitas penambangan galian C ditertibkan aparat terkait lantaran tidak mengantongi izin. Hal itu membuat para sopir menganggur selama sekitar 15 hari terakhir.

Suwandi salah seorang sopir mengatakan, akibat penertiban ini mereka tidak bisa  bekerja mengangkut tanah uruk dan pasir karena takut ditangkap aparat tersebut. Karena itu, pihaknya mengancam akan menggelar unjuk rasa besar-besaran ke jalanan yang melibatkan sekitar 400 sopir parkir massal di Bundaran Balanga Jalan Jenderal Sudirman Km 3 Sampit.

Baca Juga :  Jago Merah Luluh Lantakan 11 Lapak Pedagang di Sebabi

“Sudah dua pekan ini kami tidak bekerja, karena pihak pengusaha penyedia material galian C berupa tanah uruk yang biasa kita angkut untuk dijual tidak buka lagi. Lantaran dirazia oleh aparat terkait. Kami berharap ada solusi dari pemerintah daerah,”ucapnya.

Baca Juga :  Cegah Laka Air, Polsek KPM Sampit Giat Patroli Rutin Terhadap Motoris Kelotok

Menyikapi kedatangan puluhan sopir ini, Wakil Ketua DPRD Kotim Rudianur menyatakan siap memfasilitasi permasalahan sopir angkutan material pasir dan tanah uruk tersebut. Bahkan, pihaknya siap turun ke lapangan. (ahm)

Share :

Baca Juga

Kotim

16 Pasangan Mesum di Sampit Digaruk

Kotim

Jual Sabu, Buruh Harian Diringkus Polisi

Kotim

Teror Buaya Mengganas, Giliran Remaja Ganepo Diserang Hingga Luka Sobek di Tangan

Kotim

Habitat Orangutan di Kotim Terancam Punah

Kotim

Dirazia Polsek Kota Besi, Siswa di SMA Negeri 1 Ini Simpan Konten Pornografi

Kotim

Rampas Tas Warga, Dua Jambret Berusia Dibawah Umur Dibekuk Polisi

Kotim

Kodim 1015 Sampit Gelar Syukuran Atas Kelancaran Kegiatan TMMD

Kotim

Bawa Sabu, Pemuda Jemaras Diringkus Polisi