Home / Pemprov Kalteng

Rabu, 27 Oktober 2021 - 21:49 WIB

Sekda Ikuti Rakor Penyelesaian Tumpang Tindih Lahan

Sekda Kalteng H Nuryakin saat mengikuti rakor secara virtual, Rabu (27/10).

Sekda Kalteng H Nuryakin saat mengikuti rakor secara virtual, Rabu (27/10).

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Penjabat (Pj). Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng H Nuryakin mengikuti Rapat Koordinasi Penyelesaian Permasalahan Tumpang Tindih Pemanfaatan Ruang di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) secara virtual dari Ruang Rapat Bajakah II, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (27/10/2021).

Rapat yang dipimpin oleh Asisten Deputi Penataan Ruang dan Pertanahan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Dodi S ini, digelar dalam rangka menindaklanjuti surat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kotawaringin Timur Nomor: 018/DPUPRPRKP-TR/X/2021 tanggal 21 Oktober 2021 perihal Konsultasi dan Koordinasi Penyelesaian Permasalahan PITTI.

Selain itu, dalam rangka melaksanakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Ketidaksesuaian Tata Ruang, Kawasan Hutan, Izin, dan/atau Hak Atas Tanah dan Peraturan Presiden No. 23 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden No. 9 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta Pada Tingkat Ketelitian Peta Skala 1:50.000.

Dalam rapat kali ini diutarakan, inti permasalahan Tumpang Tindih IGT yaitu tumpang tindih sawit pada tatakan yang belum selaras. Pola penyelesaian tumpang tindih, pertama, dilakukan pengecekan terhadap tanaman sawit di lokasi tersebut. Apakah penanamannya sebelum terbitnya Perda RTRWK.

Baca Juga :  Baru Empat Kabupaten Tetapkan Siaga Karhutla

Kedua, dalam hal tanaman tersebut ditanam sebelum terbitnya Perda, maka akan dilakukan penyesuaian peta pola ruang pada waktu peninjauan kembali RTRWK menyesuaikan dengan RTRWP. Terakhir, dalam hal tanaman tersebut ditanam setelah terbitnya perda, maka akan dilakukan tindakan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan RTRWP diperbaiki menyesuaikan dengan RTRWK.

Baca Juga :  Gali Potensi Daerah, Gubernur Kalteng Teken MoU dengan Bali

“Berdasarkan hasil analisis, permasalahan antara RTRWP dengan RTRWK selesai dengan penyepakatan peruntukan sebagai kawasan perkebunan dan permasalahan antara keberadaan tanaman sawit, dengan perbedaan RTRWP/K selesai karena kawasan yang disepakati adalah perkebunan, sedangkan sawit merupakan komoditas perkebunan,”kata Sekda Kalteng Nuryakin. (as/hm)

Share :

Baca Juga

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Gelar Salat Idul Adha

Pemprov Kalteng

Gubernur Kalteng Beserta Istri Mencoblos di TPS 01

Pemprov Kalteng

Tim Restorasi Gambut Kalteng-BRGM Gelar Rapat Koordinasi

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Gagas Transmigrasi Terpadu

Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Bagikan 45 Ribu Bendera

Pemprov Kalteng

Sekda Sebut Pemindahan Ibu Kota Menumbuhkan Ekonomi Kalteng

Katingan

Harga Gas Elpiji 3 Kg di Tumbang Kaman Sempat Capai  Rp 60 Ribu 

Pemprov Kalteng

Berhasil Tekan Inflasi, Pemprov Kalteng Raih Insentif Fiskal