Hindari Pembukaan Lahan dengan Cara Dibakar

Kepala DPPP Kabupaten Katingan Ir Yossy.

KASONGAN, KaltengEkspres, com – Memasuki musim kemarau tahun 2021 ini, masyarakat  Kabupaten Katingan, khususnya para petani baik di wilayah hulu (utara) maupun hilir (selatan) diminta agar tidak membuka lahan pertaniannya dengan cara membakar.

Permintaan ini diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Katingan Ir Yossy kepada sejumlah media, Jum’at (23/4,/2021).

“Hal ini kita sampaikan karena pada musim tanam April -September 2021 di wilayah Kecamatan Katingan Kuala dan Mendawai sudah memasuki musim kemarau. Sehingga, selayaknya lah kita  semua harus waspada dengan kebakaran yang sewaktu-waktu bisa melanda,”ungkap Yossy.

Menurut Yossy lebih baik mencegah sedini mungkin dari pada terlanjur terbakar. Karena, kalau sudah terlanjur terbakar, baik disengaja maupun tidak disengaja akan sulit memadamkannya.

“Terkait dengan lahan pertanian di Kecamatan Katingan Kuala dan Mendawai yang sudah dianggap sebagai lumbung padi lantaran penghasil gabah/beras terbesar di bumi Penyang Hinje Simpei ini, dirinya meminta agar melakukan pencegahan saja,”ujarnya.

Sedangkan petani di bagian hulu seperti di wilayah kecamatan Katingan Hulu dan di beberapa kecamatan lainnya, lantaran sistem pertaniannya berpindah-pindah dan kadangkala harus dilakukan pembakaran, sehingga dirinya mengingatkan kepada mereka agar tidak melakukan pembakaran.

“Jika terpaksa harus melakukan pembakaran juga, dalam proses pengolahan lahan pertaniannya, dirinya meminta kepada semua petani di bagian hulu (utara) Katingan tersebut agar mentaati semua persyaratannya. Diantaranya, setelah dilakukan tebas tebang, hasil tebas tebangnya disimpuk dulu jangan dibakar. Kemudian, saat ingin melakukan pembakaran dibuatlah sket bakarnya,”tandasnya. (MI)

Berita Terkait