Sempat Dirawat, Korban Bakar Diri Akhirnya Meninggal

Korban saat mendapat perawatan di rumah sakit, seusai kejadian, Jumat (19/3) sore.

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Setelah dirawat intensif di RSUD Murjani Sampit akibat luka bakar yang dideritanya, saat melakukan percobaan bunuh diri dengan membakar diri menggunakan bensin, akhirnya nyawa Suriyati warga Jalan HM Noor RT 01 Samuda Kota Kecamatan Mentaya Hilir Selatan Kabupaten Kotim, tak tertolong.

Ia dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit setempat, Jumat (19/3/2021) sore, sekira pukul 16.00 WIB. Korban meninggal dunia karena luka bakar hampir disekujur tubuhnya.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Jaya Karya AKP Agoes Tri Gonggo saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa korban telah meninggal dunia.

Menurut Agoes, korban meninggal dunia karena luka bakar dideritanya hampir mencapai 100 persen.

“Saat ini jasad korban telah dibawa ke rumah duka, untuk selanjutnya dimakamkan pihak keluarga,”ungkap Agoes.

Sementara itu dari informasi yang dihimpun, rencananya jenazah korban dimakamkan besok hari, Sabtu (19/3/2021).

Sebagaimana diketahui, korban ini nekat membakar dirinya menggunakan 2 liter bensin yang disulutkan dengan korek api (mancis) karena mengalami gangguan jiwa. Ia melakukan perbuatan tersebut di depan rumahnya di Jalan HM Noor. Ulah korban ini, diketahui salah seorang warga yang saat itu melihat korban berteriak minta tolong kesakitan akibat kebakaran ditubuhnya.

Sontak warga langsung berdatangan memadamkan api menggunakan air dan peralatan lain ditubuh korban yang saat itu sempat membesar hingga membuat sebagian kulitnya melepuh dari muka hingga ke badan dan kaki. (Ry/hm)

Berita Terkait