Home / Budaya/Wisata / Kobar

Sabtu, 27 Februari 2021 - 10:46 WIB

Usai Dibuka, Pantai Keraya Mulai Ramai Dikunjungi

Objek wisata Pantai Keraya saat pagi hari, Sabtu (27/2).

Objek wisata Pantai Keraya saat pagi hari, Sabtu (27/2).

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com– Setelah ditutup berbulan-bulan karena pandemi covid-19, Pantai Kubu, Teluk Bogam dan Keraya (Bugamraya) di Kecamatan Kumai Kabupaten Kobar, mulai ramai dikunjungi warga.

Hal ini diakui oleh pedagang kuliner yang biasa berjualan di Pantai Keraya bernama Feri. Kepada awak media, Kalteng Ekspres.com, ia mengatakan, selama berbulan-bulan ditutup, warga yang berjualan di kawasan pantai tersebut sempat mengalami sepi pembeli, lantaran pengunjung dilarang masuk ke kawasan pantai.

Baca Juga :  Kunjungi Kobar, Kajati Ingatkan Pegawai Kejaksaan Harus Netral di Pilkada

“Karena itu, warga sebagian sempat melaut mencari ikan,”ungkapnya, Sabtu (27/2/2021).

Setelah dibuka kembali oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kobar lanjut, pantai setempat mulai ramai dikunjungi warga yang berlibur, terutama di akhir pekan.

“Lumayan sudah ramai warga yang mengunjungi pantai ini. Mereka rata-rata membeli minuman es kelapa atau makanan yang kami jual apalagi di hari libur. Karena para pengunjung rata-rata berkunjung sampai malam hari,”ujarnya.

Baca Juga :  Warga Kobar Gelar Ritual Adat Minta Hujan

Mulai ramainya pengunjung ini membuat ekonomi di objek wisata setempat mulai menggeliat lagi seperti biasanya. Kendati, belum sepenuhnya normal, namun setidaknya membantu perekonomian warga di tengah pandemi covid-19 ini. (NK)

Share :

Baca Juga

Kobar

Pencuri Sepeda Motor dan Penadah Diringkus Polisi

Kobar

Wow! Jadi Kampung KB, Populasi Penduduk di Desa Keraya Ditekan

Kobar

Bandar Arisan Bodong Didakwa Pasal Berlapis

Kobar

31 Napi Lapas Pangkalan Bun Terima Remisi Natal

Kobar

Sejumlah Tempat Umum di Kumai Disemprot Disinfektan

Kobar

Diskominfo Kobar Bakal Launcing Sistem Koneksi Mesin Absen Sidik Jari

Kobar

Polres Kobar Musnahkan 7,53 Gram Sabu

Kobar

35 Pelanggar Prokes Terjaring Operasi Yustisi
error: Content is protected !!