Perpendek Pelayanan Kesehatan Masyarakat 

Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo saat memimpin apel.

PULANG PISAU, KaltengEkspres.com– Banyak hal yang sudah dilakukan oleh Bupati Pulang Pisau (Pulpis), H Edy Pratowo. Kebijakannya dalam menyusun suatu program bersama Organisasi Perangkat Dearah (OPD) sangat berdampak terhadap kenyamanan masyarakat.

Salah satunya dalam bidang kesehatan. Semasa H Edy Pratowo dan Pudjirustaty Narang menjabat sebagai Bupati dan Wabup Pulpis, kemajuan dibidang kesehatan sangat signifikan.

Bukti nyatanya adalah fasilitas kesehatan yang sudah bisa menjangkau daerah-daerah terpencil. Di zaman Edy-Taty, pelayanan kesehatan ke masyarakat diperpendek.

Artinya, pemerintahan Edy-Taty mengutamakan sistem jemput bola dalam hal pelayanan. Beberapa di antaranya dengan membangun Puskesmas pada setiap kecamatan.

Bahkan, beberapa Puskesmas di antaranya sudah bisa rawat inap dan memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Hal ini dilakukan pemerintahan Edy-Taty agar masyarakat tidak terlalu jauh mendapatkan pelayanan kesehatan.

Sebab bagi Edy-Taty kesehatan merupakan aset yang sangat berharga. Sehingga, pihaknya begitu memberikan perhatian yang sangat serius terhadap kesehatan masyarakat.

Program-program yang dijalankan Edy-Taty di antaranya menjamin biaya pengobatan bagi keluarga tidak mampu melalui BPJS kesehatan. Namun, harus melalui rekomendasi Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pulpis.

Edy mengatakan, apa yang dilakukan dirinya semata-mata untuk kepentingan masyarakat secara luas. Dibidang kesehatan, dirinya ingin agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan lebih dekat.

“Kesehatan itu penting. Kami sangat peduli dengan kesehatan masyarakat. Kami akan terus berikan yang terbaik agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal,” kata Edy, Rabu, 17 Febuari 2021.

Bupati berharap semua masyarakat hingga wilayah terpencil bisa merasakan pelayanan kesehatan yang sama. Pihaknya juga terus mengingatkan agar masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19.

“Meksipun pandemi covid, pelayanan kesehatan tetap harus maksimal. Jangan sampai akibat covid-19 ini pelayanan kesehatan yang lainnya terabaikan,” tandasnya. (dar)

Berita Terkait