Home / Kotim

Kamis, 7 Januari 2021 - 16:10 WIB

Bejat, Paman Tega Cabuli Keponakannya Sendiri 

Tersangka saat digiring anggota Polres Kotim saat digelar ekspos terhadap kasusnya di Mapolres Kotim Kamis (7/1/2021).

Tersangka saat digiring anggota Polres Kotim saat digelar ekspos terhadap kasusnya di Mapolres Kotim Kamis (7/1/2021).

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Sungguh bejat yang dilakukan RS (46) warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Ia tega mencabuli keponakannya sendiri, sebut saja Bunga (9) nama samaran.

Terungkapnya aksi pencabulan ini, pada hari Rabu (06/01/2021) siang, sekitar pukul 12.00 WIB. Berawal saat kakak korban memergoki pelaku sedang melakukan aksi bejatnya, kemudian kakak korban langsung membawa adiknya mengadu ke ibunya.

Tidak terima buah hatinya diperlakukan tak senonoh oleh saudaranya sendiri, kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polres Kotim.

Aksi bejat RS dilakukan di rumah orang tuanya, tepat bersebelahan dengan rumah korban anak dari saudara perempuannya sendiri.

Baca Juga :  Buruh Harian Nyambi Jual Sabu

Kejadian bermula saat korban kelelahan bermain dan menumpang minum di rumah neneknya, kemudian setelah minum ingin keluar bermain tiba-tiba dipanggil oleh RA, sampai di depan kamar tangan korban langsung ditarik ke dalam, badannya dibalikan, tubuhnya diraba dan mulutnya dibekap.

Merasa takut dan tak berdaya, korban yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kelas 3 itu terpaksa menuruti keinginan pelaku yang telah lama menduda.

“Karena ada kakak korban ini mendekat, pelaku kemudian buru-buru menaikan celananya dan juga memerintahkan korban menaikan celananya. Kakak korban ini sempat melihat adanya kejanggalan tersebut, dan si korban ditarik pulang oleh kakaknya serta melapor ke ibunya, lalu dilaporkan kepada kami dan kami melakukan penindakan saat it juga,” jelas Kapolres Kotim, AKBP Abdoel Harris Jakin, saat menggelar konferensi pers, Kamis (07/01/2021).

Baca Juga :  Bertambah 9 Orang Pasien Terpapar Covid-19 di Kalteng

Berdasarkan hasil pengembangan polisi, ternyata bukan hanya bunga yang menjadi korban pencabulan oleh RA. Namun kakak korban (15) yang juga berjenis kelamin perempuan hampir menjadi korban asusila pelaku. Beruntung sang kakak tidak sempat menjadi korban sodomi maupun berhubungan badan.

“Terhadap yang bersangkutan kami kenakan pasal 82 ayat 1 dan 2 undang-undang nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun, paling lama 15 tahun penjara,” tandasnya. (By)

Share :

Baca Juga

Kotim

Meriahkan HUT Bhayangkara, Polsek Cempaga Hulu Gelar Turnamen Badminton

Kotim

Polsek Ketapang Musnahkan Sabu Bernilai Puluhan Juta

Kotim

Jago Merah Luluh Lantakan 11 Lapak Pedagang di Sebabi

Kotim

Danrem Tanam Pohon di Lokasi TMMD

Kotim

Wow!! Nelayan Desa Sei Ijum Raya Tangkap Ikan Pari Raksasa

Kotim

Pengedar Sabu Pelita Timur Diringkus Polisi

Kotim

Kebakaran Rumah di Antang Kalang Tewaskan Pasutri

Kotim

Pelaku Pembobol Jok Sepeda Motor Ustadz Diringkus Polisi