Home / Seruyan

Rabu, 4 November 2020 - 12:27 WIB

PN Sampit Vonis Erwin 8 Bulan Penjara, Tokoh Seruyan Minta Segera di-PAW

Rosehan Fauzi (Kiri) dan Aupi Wahyudi

Rosehan Fauzi (Kiri) dan Aupi Wahyudi

Kuala Pembuang, KaltengEkspres.com – Akhirnya terdakwa kasus penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba), M. Erwin Toha, yang juga legislator aktif DPRD Seruyan, Kalimantan Tengah, dijatuhkan pidana hukuman 8 (delapan) bulan penjara pada sidang permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sampit, 5 Oktober 2020 lalu.

Dikutip dari laman putusan.mahkamahagung.go.id, selengkapnya disebutkan, hakim memutuskan terdakwa M. Erwin Toha telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penyalahguna narkotika golongan I bagi diri sendiri.

Dari laman disebutkan, PN Sampit juga menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang dijalani M. Erwin Toha dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Selanjutnya, PN juga menetapkan terdakwa tetap berada dalam tahanan.

PN Sampit menetapkan barang bukti berupa 1 (satu) paket plastik klip kecil narkotika jenis sabu dengan berat bersih 0,15 gram, 1 (satu) buah pipet kaca, 1 (satu) buah bong yang terbuat dari botol kaca, 1 (satu) buah tas pinggang kecil, dan 1 (satu) buah botol berisi urine milik M. Erwin Toha.

Barang bukti tersebut, masing-masing dirampas dan dimusnahkan. Selanjutnya, Erwin dibebankan membayar biaya perkara sejumlah Rp.5.000.00 (Lima Ribu Rupiah).

Sidang permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sampit pada Kamis 1 Oktober 2020 tersebut dipimpin Hakim Ketua H. Akhmad Fijiarsyah Joko Sytrisno, SH, MH. Masing-masing sebagai hakim anggota yakniEga Shaktiana, SH, MH dan Puthut Rully Kushardian, SH, MH.

Baca Juga :  Kasus Belum Terungkap, Warga Hanau Was-Was Melewati Jalan Kebun Sawit

Selanjutnya, putusan diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada Senin 5 Oktober 2020 oleh hakim ketua didampingi para hakim anggota, dibantu oleh Wahdani SH, panitera Pengadilan Negeri Sampit, serta dihadiri oleh Pandu Nugrahanto SH, penuntut umum dan terdakwa.

Atas putusan tersebut, sejumlah tokoh masyarakat Seruyan diantaranya Rosean Fauzi, meminta agar Partai Politik (parpol) tempat bernaungnya M. Erwin Toha segera menindaklanjutinya secara aturan kepartaian. Misalnya, kata Rosean, karena sudah ada putusan incraht, maka partai bias memberhentikan keanggotaan Erwin Toha—karena dinilai sudah menciderai dan mencemarkan nama baik partai.

Selanjutnya, sebut dia, partai juga diminta segera melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terkait keberadaan M. Erwin Toha sebagai Anggota DPRD Kabupaten Seruyan periode 2019-2024. Erwin dianggap sudah tidak layak lagi mewakili partai besutan tokoh Restorasi Indonesia yang mengusung jargon perubahan tersebut.

Di tempat terpisah, Politisi Kabupaten Seruyan Aupi Wahyudi meminta agar Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Seruyan, segera menginisiasi sanksi pecat dengan tidak hormat kepada M. Erwin Toha atas kasus narkoba yang dilakukannya diperkuat dengan putusan Hakim PN Sampit yang sudah menjatuhkan vonis 8 bulan kurungan penjara.

Baca Juga :  Gasak Ponsel Warga, Didik Dibekuk Polisi

Erwin Toha dinilai sudah mencemarkan nama baik DPRD Kabupaten Seruyan. Ia juga telah melanggar sumpah jabatannya sebagai anggota DPRD Seruyan yang terhormat. Sekaligus ia telah mengkhianati “Suara Rakyat” dan aspirasi masyarakat pemilih yang diwakilinya.

Pada kesempatan yang sama Aupi meminta agar KPU Seruyan proaktif dan segera memproses administrasi pergantian antar waktu (PAW) terhadap Erwin–pada saat partai telah melakukan pemberhentian keanggotaan terhadap yang bersangkutan.

Ini segera dilakukan, agar marwah partai dan citra sebagai anggota DPRD yang terhormat tidak tersandera ulah segelintir oknum, sehingga kepercayaan publik terhadap partai dan dewan tidak ternoda.

Lebih dari itu, ujar Aupi, ini dalam rangka aksi nyata, bukan sekadar pepesan kata revolusi mental yang digaung-gaungkan pemerintah dan semua pihak selama ini.

Hingga berita ini diturunkan, ketika dihubungi via aplikasi whatsapp, terkait adanya putusan PN Sampit terhadap Erwin Toha, pihak petinggi Partai Nasdem Seruyan belum memberikan keterangan.

Sedangkan Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Seruyan saat dikonfirmasi terkait putusan PN Sampit ini juga belum memberikan penjelasan. (hs)

 

Share :

Baca Juga

Seruyan

Bupati Sebut Potensi Wisata Seruyan Sangat Potensial

Seruyan

Rp18 Miliar Untuk Beli Beras Warga Seruyan Terdampak Covid-19

Seruyan

Perampok Bersenjata Api Replika Dibekuk Polisi

Seruyan

Pemkab Seruyan Targetkan Seluruh Wilayah Terjangkau Jaringan Seluler

Seruyan

Pemkab Seruyan Targetkan PAD 2019 Sebesar Rp 124 Miliar

Seruyan

Rekanan Diminta Selesaikan Pekerjaan Tepat Waktu

Seruyan

Seruyan Bakal Bentuk BUMD Khusus Tampung Pisang Kepok

Seruyan

Unda Seruyan Gelar Nobar G30S PKI
error: Content is protected !!