Home / Health / Metro Palangka Raya

Kamis, 26 November 2020 - 12:43 WIB

Berfikir Positif dan Minyak Kayu Putih

HM Syairi Abdullah

HM Syairi Abdullah

Palangka Raya, KaltengEkspres.com – Pandemi covid-19 sampai saat ini terus menghantui kita. Penyebarannya dapat terjadi di mana-mana tanpa kita ketahui. Sejauh ini juga masih belum ada obat yang pasti untuk bisa menyembuhkan para penderita yang terpapar virus asal Wuhan, Tiongkok  ini.

Salah satu penyintas Covid-19 yang sembuh di Kota Palangka Raya HM Syairi Abdulah bercerita, bagaimana saat ia berusaha untuk sembuh dari penyakit yang disebabkan virus ini.

Menurut Anggota KPU Kota Palangka Raya ini, saat ia dinyatakan positif Covid-19 beberapa bulan silam tidak mengalami gejala seperti umumnya. Alias orang tanpa gejala (OTG).

“Awalnya saya tidak menyadari bahwa saya positif karena waktu itu ada kegiatan rapat KPU se-Kalteng, dimana waktu itu ternyata ada peserta rapat yang postif covid-19,” ungkap Syairi Abdullah di Palangka Raya, Kamis (26/11/2020).

Setelah selesai acara, 5 hari kemudian mendapat informasi bahwa salah satu peserta positif covid-19. Sehingga seluruh peserta yang hadir dilakukan rafid tes semuanya. Dari seluruh peserta yang hadir ada 4 orang yang hasil rafid tesnya reaktif. Termasuk saya sendiri. Setelah dilakukan rafit tes di Rumah Sakit (RS) TNI Palangka Raya langsung dilakukan tes swaab. Waktu itu hasilnya dinyatakan positif, maka oleh pihak RS diminta langsung dirawat inap di RS TNI.

Baca Juga :  Tiga Komplotan Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi 

Selama masa perawatan kami rutin diberi obat dan diberi kesempatan olahraga, serta makanan bergizi.

“Saya akui memang di RS TNI beda dengan RS yang lain. Karena di RS TNI kita aga diberi kebebasan di lingkungan tempat perawatan asalkan tetap menggunakan protocol kesehatan. Sehingga bisa bebas berolahraga,” katanya.

Alhamdulillah begitu dinyatakan covid, saya mencari info tentang pengobatan penyakit ini. Karena saya tahu Covid ini tidak ada obatnya. Lalu seorang teman menyarankan memakai minyak kayu putih.

Saya mencari literatur dan membaca artikelnya, terkait minyak kayu putih ini. Dikatakan bahwa bagus dipakai dengan cara diteteskan masker dan setiap mau tidur malam hari diteteskan di lidah sekitar 2 tetes.

Baca Juga :  Ibu Rumah Tangga Ditangkap Polisi Saat Bertransaksi Sabu

“Alhamdulillah disamping berupaya dengan cara yang lain untuk kesembuhan seperti berdoa, member sadaqah dan beribadah, setelah dirawat selama 4 hari setelah diswaab hasilnya negative,” kata Syairi.

Hal ini sempat ditanyakan perawat karena dari rafid tes dan swab hasilnya negatifnya. Padahal menurut informasi ada pasien lain perawatannya mencapat 1 bulan baru hasilnya negatif.

“Saya yakin itulah skenario dari Allah SWT. Ternyata rutin olahraga, pikiran positif minum vitamin dan minyak kayu putih, mempercepat proses penyembuhan,” kata Syairi berbagi pengalaman.

Dalam kesempatan itu Syairi Abdullah berpesan agar kita menjaga jangan sampai diri kita dan keluarga terpapar covid-19.

“Marilah kita bersama-sama laksanakan Protokol Kesehatan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” himbau Syairi. (hs)

 

Share :

Baca Juga

Metro Palangka Raya

Kebakaran Kawasan Kafe Tugu Hanguskan Puluhan Rumah

Metro Palangka Raya

Sempat Melawan, Bandar Judi Dagur Dibekuk Polisi 

Metro Palangka Raya

Unik! Pelaku Begal Payudara Malah Minta Dihukum Mati

DPRD Kota

Masyarakat Kota Palangka Raya Diminta Tetap Patuhi Aturan PSBB

Metro Palangka Raya

Konser Kampanye Damai KPU Meriah

Metro Palangka Raya

Polda Kalteng Musnahkan Ribuan Botol Miras

DPRD Kota

Event Pameran Diharapkan Jadi Wadah Promosi Produk Lokal

DPRD Kota

Kasus OTT Harus Jadi Pelajaran Pihak Sekolah