Home / Kotim

Jumat, 16 Oktober 2020 - 15:15 WIB

Usai TMMD, Perekonomian Masyarakat Diharapkan Semakin Meningkat

Pengendara saat melintasi jembatan yang telah rampung direhab Jumat (16/10).

Pengendara saat melintasi jembatan yang telah rampung direhab Jumat (16/10).

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Sebagai daerah yang masih terisolir, perekonomian warga masyarakat di Kecamatan Pulau Hanaut sangat bergantung pada hasil pertanian, perkebunan dan perikanan. Sementara untuk memasarkan hasil pertanian dan perkebunan mereka, masih terkendala masalah infrastruktur.

Namun kini setelah adanya program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kecamatan Pulau Hanaut, diharapkan dapat membantu para petani di daerah tersebut untuk mempermudah memasarkan hasil pertanian dan perkebunan, sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kecamatan Pulau Hanaut dikenal sebagai salah satu kecamatan yang menjadi lumbung padi di Kabupaten Kotawaringin Timur. Daerah ini juga menjadi penghasil kopi, kelapa dan beberapa jenis buah-buahan seperti durian dan rambutan.

Baca Juga :  TMMD ke-109 Kodim 1015 Sampit Akan Segera Berakhir, Warga Mengaku Sedih

“Kami bersyukur saat ini jembatan yang direhab dalam kegiatan TMMD di Kecamatan Pulau Hanaut sudah rampung. Ini sangat membantu masyarakat, baik itu petani, pedagang, pelajar maupun masyarakat pada umumnya,” ungkap Kepala Desa Babirah Kecamatan Pulau Hanaut, Julam Efendi.

Komandan Kodim 1015 Sampit Letkol Czi Akhmad Safari SH mengungkapkan, salah satu tujuan dilaksanakannya kegiatan TMMD adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lokasi sasaran.

Dalam kegiatan TMMD yang dilaksanakan dari tanggal 22 September hingga tanggal 21 Oktober 2020 tersebut, program sasaran fisik yang dilaksanakan antara lain rehab jembatan Handil Gayam ukuran panjang 15,30 meter dan lebar 3,80 meter di  RT 11/ RW 4 Desa Bapinang Hilir. Kemudian jabatan Handil Samsu panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter di  RT 12/ RW 4 Desa Bapinang Hilir.

Baca Juga :  Apes, Niat Lari, Pengendara Motor Terkapar Usai Menabrak Jembatan

Selanjutnya jembatan Sei Babirah panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter di RT 07/ RW 03 Desa Babirah. Kemudian sasaran tambahan rehab Mushola Al Hidayah panjang 6,50 meter dan lebar 6,50 meter serta pembangunan pos terpadu. (adv)

Share :

Baca Juga

Kotim

Tusuk Warga, Pria Desa Pundu Diringkus Polisi

Kotim

Bakar Lahan, Kakek Berusia 73 Tahun Ditangkap Polisi

Kotim

TMMD, Wujud Nyata Program TNI untuk Masyarakat

Kotim

Satgas TMMD Terjun ke Sungai Salurkan Papan

Kotim

Pelaku Pencabulan di Telaga Antang Ditangkap Polisi

Kotim

Pemakai Sabu Terciduk Saat Lakalantas

Kotim

Tabrak Truk Dum, Avanza Rengsek Berat

Kotim

Pelaksanaan TMMD Tetap Terapkan Protokol Kesehatan