Home / Kotim

Senin, 12 Oktober 2020 - 15:18 WIB

Prasasti TMMD Jadi Simbol Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Anggota TNI saat menaiki material bangunan dari ketolok Senin (12/10).

Anggota TNI saat menaiki material bangunan dari ketolok Senin (12/10).

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Selain terus mengerjakan sasaran fisik TMMD Reguler ke-109 agar selesai cepat waktu, saat ini juga sedang dimulai pembangunan prasasti di lokasi kegiatan di Kecamatan Pulau Hanaut Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah.

Pembangunan prasasti tidak hanya sebagai penanda bahwa TMMD pernah dilaksanakan di lokasi tersebut dengan berbagai hasil fisik dan nonfisiknya, tetapi juga sebagai simbol bahwa TMMD tersebut berjalan lancar dan sukses berkat kekompakan TNI dan warga setempat.

“Tanpa dukungan masyarakat, kegiatan TMMD ini tidak akan berjalan maksimal. Makanya kami sangat berterima kasih atas bantuan pemerintah dan masyarakat. Ini juga membuktikan kemanunggalan TNI bersama rakyat,” kata Komandan Kodim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari.

Saat ini Satuan Tugas TMMD mulai mempersiapkan pembuatan tugu prasasti. Material harus didatangkan dari desa lain diangkut menggunakan transportasi air karena Kecamatan Pulau Hanaut memang masih terisolasi jalan darat dari pusat kota.

Baca Juga :  Sehari, Tiga Pengedar Sabu Kotim Diringkus Polisi¬†

Satgas TMMD bahu membahu mengangkut material seperti batu koral, pasir dan semen dari kapal ke dermaga, kemudian diangkut menggunakan gerobak menuju lokasi pembuatan prasasti tersebut.

Begitulah tantangan yang selama ini harus dihadapi Satgas TMMD dalam memasok material untuk kegiatan fisik. Keterbatasan sarana infrastruktur membuat pengangkutan material cukup menguras waktu dan tenaga.

“Saya bersyukur personel kami tetap semangat untuk menuntaskan pekerjaan dalam TMMD ini sehingga semua bisa berjalan sampai saat ini. Saya bangga dengan semangat dan disiplin mereka,” kata Akhmad Safari memuji kinerja anggotanya.

TMMD Reguler ke-109 ini dilaksanakan di Desa Bapinang Hilir, Babirah dan Bapinang Hulu Kecamatan Pulau Hanaut mulai 22 September hingga 21 Oktober.

Baca Juga :  Diimingi Jadi Pegawai Damkar, Sebelas Orang Warga Kotim Ditipu, Uang Rp 40 Juta Raib

Sebanyak 150 personel dilibatkan dalam kegiatan ini, terdiri dari anggota TNI, Polri dan masyarakat. Mereka bekerja bahu-membahu secara gotong-royong untuk menyelesaikan semua target yang telah ditetapkan.

Ada lima sasaran fisik yang ingin dicapai yaitu sasaran jembatan Handil Gayam berukuran panjang 15,30 meter dan lebar 3,80 meter yang berlokasi RT 11/ RW 4 Desa Bapinang Hilir.

Sasaran jembatan Handil Samsu berukuran panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter berlokasi di RT 12/ RW 4 Desa Bapinang Hilir. Sasaran jembatan Sie Babirah berukuran panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter RT 07/ RW 03 Desa Babirah.

Sasaran fisik lainnya yaitu perbaikan Musala Al Hidayah berukuran panjang 6,50 meter dan lebar 6,50 meter di Desa Bapinang Hulu dan pembangunan pos terpadu di Desa Bapinang Hulu. (adv)

Share :

Baca Juga

Kotim

TMMD Membuat TNI Semakin Dekat dengan Masyarakat 

Kotim

Pengedar Sabu Baamang Hilir Diciduk Polisi

Kotim

Personel TNI Bekerja Keras Sukseskan TMMD

Kotim

Masyarakat Desa Babirah Bahagia Jembatan Berusia 30 Tahun Akhirnya Diperbaiki

Kotim

Dewan Desak Aparat Penegak Hukum Selidiki PT BSP

Kotim

Hari Jadi TNI ke 75, Masyarakat Berharap TNI Selalu Bangun Sinergitas 

Kotim

Berkedok Dukun, Kakek di Kotim Cabuli Tiga Pemuda Dengan Cara Dicekoki Miras

Kotim

Ditetapkan Tersangka, Sopir Mobil Rush Terancam 6 Tahun Penjara