Home / Barito

Kamis, 3 September 2020 - 18:36 WIB

Mediasi Markun CS Dengan PT. Bhandra Cemerlang Belum Ada Kesepakatan

Tamiang Layang,KaltengEkspres.com – Meskipun dihadiri camat dan unsur muspika lainnya, mediasi antara Markun CS Dengan PT. Bhandra Cemerlang, di Kantor Camat Patangkep Kabupaten Barito Timur (Bartim) pada Rabu (3l2/9/2020) kelihatannya masih tak membuahkan hasil, karena keduanya belum ada kesepakatan.

Dalam mediasi tersebut, Camat Patangkep  Bertolumeus,S sos mengatakan dalam menengahi sengketa lahan antara kedua belah pihak yang berada diwilayahnya itu, untuk  kedua kalinya, dan pihak berusaha untuk menyelesaikan persoalan lahan milik Markun cs yang berada di dalam HGU PT,Bhadra Cemerlang Lestari yang merupakan tanah ulayat berdasarkan surat bukti pada tahun 1931.

Ia pun berharap masalah ini bisa diselesaikan dengan cara musyawarah dan mufakat dengan cara yang elegan dan otak dingin,harapnya.

“Dengan pertemuan mediasi tahap l 28/8/2020 dan tahap ll 2/9/2020,  kita berharap kedua belah pihak dapat menunjukan surat surat untuk bisa didiskusikan agar persoalanya bisa selesai ditingkat kecamatan dan tidak sampai ketingkat yang lebih tinggi ataupun sampai dijalur hukum,” harapnya.

Baca Juga :  Kaca Mobil Guru SDN Beriwit di Pecah, Uang Rp 22 Juta Raib

Sementara itu perwakilan PT,Bhadra Cemerlang Lestari Budi wahyu selaku CDO menyambut baik atas saran dan selalu mematuhi aturan hukum dan apapun hasilnya nanti, sepanjang itu keputusan hukum maka pihaknya siap menerima.

Sementara untuk peta wilayah yang di dituntut oleh pihak Johan Beher yang berada didalam HGU tambah Budi, pihaknya akan mempelajarinya terlebih dahulu, apa lagi dengan luasan kurang lebih 350 ha,dan ini kami akan kordinasikan dengan pihak pimpinan yang lebih tinggi.

“Karena kami ini juga melanjutkan HGU hasil takeover dari PT.Hasfarm dan PT,Antang melalui lelang Negara,” kata Budi.

Baca Juga :  Warga Sibung dan Layung Habang Diberi Pemahaman Terkait TMMD

Adapun Johan beher selaku juru bicara perwakilan dari pemegang waris tanah ulayat menanyakan keabsahan kepemilikan yang bisa menduduki tanahnya agar bisa memperlihatkan bagaimana caranya.

“Jika tanah itu dibeli dari siapa orangnya, karena kami merasa belum pernah memindah tangan kepada orang lain,baik jual maupun menggadai,” katanya.

Hal senada juga  dibeberkan Garton selaku perwakilan keluarga pemilik tanah ulayat,  bahwa untuk pembuktian dan penyelesaian ditingkat Kabupaten, pihaknya siap dan setuju.

“Kita berharap persoalan yang belum mendapat tanggapan dari perusahaan ini dapat terselesaikan ketika melewati tim Kabupaten nantinya, dengan menunjukan bukti bukti,berupa ijin HGU PT Bhadra Cemerlang Lestari,” tandasnya.(bin/rif).

Share :

Baca Juga

Barito

24 Lapak Pedagang Plaza Beringin Ludes Diamuk Sijago Merah

Barito

Usir Rasa Jenuh dan Capek, Satgas TMMD Buat Candaan dan Lawakan

Barito

Demi TMMD, Prada Melky Rela Bolak Balik Ngantar Logistik Dengan Motor

Barito

Dua Pelaku Pencurian Sarang Burung dan Ponsel Diringkus Polisi

Barito

Bandar Togel Buntok Terancam Pidana 4 Tahun Penjara

Barito

Angkut Puluhan Kubik Kayu Illegal, Tujuh Sopir Truk Ditangkap Polisi

Barito

Warga Desa Janggi Keluhkan Harga Karet dan Rotan Murah

Barito

Tragis, Siswa SMA Mura Nekat Gantung Diri
error: Content is protected !!