



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Berdasarkan Data pada, Minggu (23/8/2020), jumlah penyebaran covid-19 di Kalimantan Tengah (Kalteng) mengalami peningkatan sebanyak 33 pasien. Sehingga, total pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kalteng hingga saat ini berjumlah 485.
Dari jumlah tersebut, tidak sedikit pasien yang berjenis kelamin wanita dan berusia anak, juga terpapar Covid-19.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati mengaku prihatin, atas banyaknya pasien Covid-19 yang berjenis kelamin wanita dan berusia anak.
Dirinya meyakini, bahwa penularan terhadap wanita dan anak, terjadi akibat aktivitas para wanita khususnya para ibu dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Saya bisa memahami kenapa perempuan ini sangat rentan, ya karena kan ibu-ibu ini perlu belanja untuk menyiapkan makanan dirumahnya. Sementara kita tahu, di kawasan pasar saja, masih banyak pedagang yang tidak menggunakan masker,” kata Kuwu, Senin (24/8/2020)
Lebih lanjut dijelaskannya, hal tersebut perlu adanya sosialisasi yang lebih masih dari pemerintah. Pasalnya, luasnya aktivitas para ibu-ibu dalam kesehariannya, juga dinilai dapat memicu penularan Covid-19. Bahkan jika perlu, pemerintah memberikan vitamin yang dikhususkan untuk para ibu-ibu. Sehingga imunitas tubuh para ibu-ibu dapat tetap terjaga.
Selain itu, dirinya juga mengimbau kepada seluruh ibu-ibu agar dapat selalu mematuhi aturan protokol kesehatan dalam beraktivitas sehari-hari. Sehingga dapat mencegah terpapar virus Covid-19.
“Kita harus disiplin menggunakan masker, disiplin melakukan protokol kesehatan seperti cuci tangan dan kemudian juga tidak banyak berinteraksi keluar rumah kalau tidak penting. Jadi, kalau belanja pun jangan bergerombol,” pungkasnya. (Ra)